RADARSOLO.COM – Menyadari pentingnya menjaga tumbuh kembang optimal anak melalui pemenuhan gizi dan kesehatan, Indomaret bersama Nestlé DANCOW berkolaborasi mengadakan kegiatan Posyandu.
Kegiatan ini melibatkan 150 ibu dan anak dari berbagai posyandu. Tujuan untuk memberikan wawasan tentang pentingnya asupan nutrisi yang tepat untuk mendukung anak tumbuh cerdas, kuat, dan percaya diri. Program ini diharapkan menjadi langkah kecil namun bermakna dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga Indonesia.
Dalam kegiatan ini, Indomaret kembali menunjukkan perannya sebagai perusahaan ritel yang ikut mendukung program-program sosial di masyarakat.
“Kami melihat edukasi gizi sebagai hal yang penting bagi tumbuh kembang anak. Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan Nestlé Dancow, kami berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat nyata bagi para orang tua serta anak-anak,” ujar Deputy Branch Manager indomaret Ferry Risdanil.
Sejalan dengan upaya tersebut, kolaborasi ini juga menjadi ruang bagi Nestlé Dancow untuk memperkuat edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi yang sesuai dengan kebutuhan anak. Perwakilan Nestlé Dancow Pricilia menjelaskan, masih banyak anak di Indonesia yang perlu mengejar ketertinggalan pertumbuhan, terutama terkait berat dan tinggi badan.
“Sebagai merek susu yang berkomitmen mendukung tumbuh kembang anak, kami ingin membantu orang tua memahami peran nutrisi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak. Termasuk melalui produk seperti Dancow GroPlus, yang telah kami luncurkan pada Mei 2025 lalu untuk membantu menambah berat dan tinggi badan anak usia 1 tahun ke atas,” ujar Pricilia.
Dia berharap edukasi yang diberikan di posyandu dapat menjadi panduan praktis agar mudah diterapkan dalam keseharian.
Acara ini dihadiri Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dr. Slamet Maryanta M.M.
“Saya dan masyarakat senang dengan kehadiran program ini. Semoga kedepannya program ini bisa memberikan manfaat di titik yang lebih banyak lagi,” ungkapnya.
Selain edukasi, kegiatan ini juga membuka ruang interaksi langsung antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Para ibu yang hadir mengatakan bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan mereka.
“Saya jadi lebih mengerti kebutuhan gizi anak saya dan bagaimana cara memenuhi nutrisinya sehari-hari. Kegiatannya bermanfaat sekali, apalagi ada kesempatan konsultasi langsung,” ujar salah satu peserta kegiatan Ibu Sri Partini.
Dengan berbagai manfaat yang dihadirkan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran gizi keluarga di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui sinergi dan edukasi yang terus diperkuat, program ini menunjukkan bahwa edukasi yang tepat diharapkan dapat membawa dampak jangka panjang bagi kesehatan anak Indonesia, sekaligus menjadi pijakan penting menuju generasi yang tumbuh lebih kuat dan berdaya saing. (nik)
Editor : Niko auglandy