Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Emas Perhiasan Beri Andil Inflasi di Solo Sebesar 0,68 Persen

Alfida Nurcholisah • Jumat, 9 Januari 2026 | 08:05 WIB
BERBAGAI BENTUK: Salah satu koleksi emas yang dijual di salah satu toko di Solo.
BERBAGAI BENTUK: Salah satu koleksi emas yang dijual di salah satu toko di Solo.

RADARSOLO.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo mencatat perkembangan harga berbagai komoditas pada Desember 2025 secara year on year mengalami kenaikan. Inflasi year on year Kota Solo tercatat sebesar 2,79 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 107,70 pada Desember 2024 menjadi 110,06 pada Desember 2025.

Kepala BPS Kota Solo Ratna Setyowati menyampaikan, komoditas yang menjadi penyumbang inflasi terbesar adalah emas perhiasan, dengan andil inflasi mencapai 0,68 persen.

“Emas perhiasan menjadi komoditas penyumbang inflasi terbesar year on year Desember 2025. Sedangkan deflasi paling besar disumbang oleh bawang putih,” ujarnya, belum lama ini.

Selain emas perhiasan, komoditas lain yang turut mendorong inflasi antara lain cabai rawit sebesar 0,20 persen, cabai merah 0,16 persen, serta daging ayam ras dan beras masing-masing 0,13 persen.

Tingginya harga emas turut dirasakan masyarakat. Khodijah, pembeli emas di Toko Emas Semar Nusantara mengungkapkan, harga emas perhiasan kadar 10 karat saat ini mencapai Rp 1,3 juta per gram.

“Saya beli perhiasan untuk investasi anak sekolah ke depan. Dulu saya beli emas pada 2016 sekira Rp 7 juta, kemarin dijual bisa laku Rp 50 jutaan. Waktu itu harga per gramnya sekira Rp 500 ribu,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo (8/1).

Sementara itu, Pegawai Toko Emas Semar Nusantara Pasar Kembang Ria menjelaskan, harga emas perhiasan sangat bergantung pada kadar dan model.

“Kadar emas 10 karat mulai sekira Rp 1,2 juta per gram, sedangkan 17 karat mulai kisaran Rp 1,7 juta per gram,” jelasnya.

Untuk emas batangan, lanjut Ria, harga juga bervariasi tergantung berat dan jenis kemasan.

“Emas batangan antam retro saat ini sekitar Rp 2,5 juta per gram. Kalau Antam press certi-eye kisaran Rp 2,6 juta sampai Rp 2,8 juta per gram. Harga emas batangan bisa berubah setiap saat,” tambahnya. (alf/nik)

Editor : Niko auglandy
#Emas #komoditas #bps