RADARSOLO.COM – Gejolak geopolitik di Timur Tengah mencapai puncaknya setelah serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Peristiwa besar ini memicu guncangan hebat di pasar komoditas global, menempatkan emas sebagai aset pelindung nilai (safe-haven) yang paling diburu.
Para analis memprediksi harga emas akan mencatatkan rekor baru sepanjang masa pada bulan Maret 2026, menyusul kekhawatiran pelaku pasar akan terjadinya perang besar yang berkelanjutan.
Harga Emas Dunia Menuju Level Psikologis Baru
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan kenaikan tajam harga emas dunia pada awal Maret ini.
Setelah ditutup pada level US$5.278 per troy ounce pada akhir Februari, harga emas dunia diprediksi akan melonjak ke US$5.440 pada perdagangan Senin (2/3/2026).
"Eskalasi konflik ini kemungkinan akan meletup dalam jangka pendek hingga menengah. Kami melihat ada peluang besar bagi harga emas dunia untuk menembus level US$5.500 per troy ounce pekan depan," ungkap Ibrahim dalam keterangan resminya, Minggu (1/3/2026).
Senada dengan itu, lembaga keuangan global seperti UBS dan JP Morgan juga telah menaikkan target harga emas untuk tahun 2026 ke kisaran US6.200 hingga US6.300 per troy ounce.
Ketegangan militer saat ini menjadi katalisator utama yang mempercepat target harga tersebut.
Dampak ke Pasar Domestik: Emas Antam Siap Melejit
Lonjakan harga emas global dipastikan akan memberikan tekanan naik pada harga logam mulia di Indonesia.
Ibrahim memperkirakan harga emas Antam bisa meroket ke kisaran Rp3.300.000 hingga Rp3.400.000 per gram di bulan Maret.
Selain dipicu oleh harga emas dunia, pelemahan nilai tukar rupiah akibat ketidakpastian konflik global juga turut mengerek harga emas batangan domestik.
Sebagai rujukan, pada hari Minggu (1/3/2026), harga emas Antam masih terpantau stabil di level Rp3.085.000 per gram dengan harga buyback di posisi Rp2.864.000 per gram.
Namun, momentum memasuki bulan Maret yang juga bertepatan dengan periode Ramadhan 1447 H diprediksi akan meningkatkan permintaan emas fisik secara lokal, sehingga potensi kenaikan harga menjadi semakin kuat.
Update Harga Emas Antam Hari Ini (Minggu, 1 Maret 2026)
Sebelum lonjakan akibat efek perang terjadi besok, berikut adalah daftar harga pecahan emas Antam terkini:
Emas Antam 0,5 gram: Rp1.592.500
Emas Antam 1 gram: Rp3.085.000
Emas Antam 5 gram: Rp15.200.000
Emas Antam 10 gram: Rp30.345.000
Emas Antam 50 gram: Rp151.395.000
Emas Antam 100 gram: Rp302.712.000
Saran Strategis bagi Investor
Bagi para investor ritel, bulan Maret 2026 diprediksi akan menjadi periode volatilitas tinggi.
Berikut poin penting yang perlu dicermati:
Emas sebagai Safe-Haven: Dalam kondisi perang, emas biasanya menjadi aset yang paling likuid dan aman.
Pantau Kurs Rupiah: Pelemahan rupiah terhadap Dolar AS akan membuat harga emas Antam jauh lebih mahal.
Waspada Profit Taking: Kenaikan yang terlalu tajam dalam waktu singkat berisiko memicu aksi ambil untung yang bisa menyebabkan koreksi sesaat. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria