alexametrics
23.7 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

Ada Teknologi NFT di Konser Online Coconut Treez, Bantaya: Solusi bagi Seniman

RADARSOLO.ID – Platform konser online Indonesia pertama Bantayahall.com telah melaksanakan konser ketiganya dengan sukses di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Selasa (30/11). Konser yang didukung musisi-musisi kondang Tanah Air itu dimaksudkan untuk mengenang dan menghormati almarhum Steven Kaligis.

Konser yang dilaksanakan mulai pukul 17.00 WIB berlangsung secara sederhana dan dapat disaksikan penonton online di seluruh Indonesia. Konser ini dihadiri banyak musisi Indonesia, seperti Melanie Subono, Arie Dagienk, Ifan Seventeen, Iwa K, Ujan Sisitipsi, Kikan Coklat, IwaOus, Dan Aponk The Ikan Bakar. Gelaran konser bertajuk Langsamkan ini akan menjadi tonggak bagi Bantayahall.com ke depannya.

CEO Bantaya Hall sekaligus bassis grup band Coconut Treez Rival Himran menyatakan, konser hybrid ini menunjukkan lifestyle baru di era digital.

“Ini adalah solusi bagi banyak seniman lokal, nasional dan internasional, harapan kami dengan platform bantaya ini seniman akan bisa berkarya dan mendapatkan hasilnya langsung dengan melakukan penjualan tiket,” kata Rival.

Bantayahall.com yang merupakan bagian dari Mitra Sangkara Abadi (MSA) pemilik token Crypto SANGKARA $MISA (www.misatoken.com) berkomitmen untuk membantu para seniman Indonesia membuatkan non fungible token (NFT).

Dengan NFT diharapkan hasil karya para seniman Indonesia akan lebih dikenal dunia dan dihargai secara lebih dari sisi originalitas dan kreativitas. Serta tentunya secara materi juga mencukupi.

NFT dari para seniman ini akan dipasang pada marketplace milik MSA di www.sangkaranft.com.

“Silakan mampir dan lihat-lihat dan jika tertarik bisa membeli dan mensuport para seniman Indonesia,” ujar Rival. (*/ria)

RADARSOLO.ID – Platform konser online Indonesia pertama Bantayahall.com telah melaksanakan konser ketiganya dengan sukses di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Selasa (30/11). Konser yang didukung musisi-musisi kondang Tanah Air itu dimaksudkan untuk mengenang dan menghormati almarhum Steven Kaligis.

Konser yang dilaksanakan mulai pukul 17.00 WIB berlangsung secara sederhana dan dapat disaksikan penonton online di seluruh Indonesia. Konser ini dihadiri banyak musisi Indonesia, seperti Melanie Subono, Arie Dagienk, Ifan Seventeen, Iwa K, Ujan Sisitipsi, Kikan Coklat, IwaOus, Dan Aponk The Ikan Bakar. Gelaran konser bertajuk Langsamkan ini akan menjadi tonggak bagi Bantayahall.com ke depannya.

CEO Bantaya Hall sekaligus bassis grup band Coconut Treez Rival Himran menyatakan, konser hybrid ini menunjukkan lifestyle baru di era digital.

“Ini adalah solusi bagi banyak seniman lokal, nasional dan internasional, harapan kami dengan platform bantaya ini seniman akan bisa berkarya dan mendapatkan hasilnya langsung dengan melakukan penjualan tiket,” kata Rival.

Bantayahall.com yang merupakan bagian dari Mitra Sangkara Abadi (MSA) pemilik token Crypto SANGKARA $MISA (www.misatoken.com) berkomitmen untuk membantu para seniman Indonesia membuatkan non fungible token (NFT).

Dengan NFT diharapkan hasil karya para seniman Indonesia akan lebih dikenal dunia dan dihargai secara lebih dari sisi originalitas dan kreativitas. Serta tentunya secara materi juga mencukupi.

NFT dari para seniman ini akan dipasang pada marketplace milik MSA di www.sangkaranft.com.

“Silakan mampir dan lihat-lihat dan jika tertarik bisa membeli dan mensuport para seniman Indonesia,” ujar Rival. (*/ria)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/