alexametrics
23.3 C
Surakarta
Wednesday, 17 August 2022

Penonton Pengabdi Setan 2 Kalahkan KKN di Desa Penari di Hari Pertama Tayang

RADARSOLO.ID – Film Pengabdi Setan 2: Communion tuai sukses besar dari sisi jumlah penonton, sejak hari pertama penayangan, Kamis (4/8) lalu. Bahkan, catatan jumlah penonton di hari pertama mampu melampaui film KKN di Desa Penari.

Di hari pertama penayangan, film arahan sutradara Joko Anwar tersebut berhasil mendatangkan 701.891 penonton ke bioskop. Perolehan angka tersebut melampaui film KKN di Desa Penari yang ditonton sebanyak 315.486 orang di hari pertama penayangan. Ini sekaligus menjadikan Pengabdi Setan 2: Communion sebagai film horor paling banyak ditonton di hari pertama penayangan.

Joko Anwar membandingkan film Pengabdi Setan 2 dengan film versi pertama di hari pertama penayangannya. “Pengabdi Setan 2017 dulu hari pertama 97 ribu. Sekarang 700 ribu lebih,” tulis Joko Anwar dalam postingannya di Instagram.

Dalam dua hari penayangan, film Pengabdi Setan 2 sudah ditonton lebih dari 1 juta penonton. Melihat tren ini, kemungkinan besar film yang dibintangi Tara Basro itu akan melampaui jumlah penonton Pengabdi Setan pertama yang secara keseluruhan sukses mendatangkan 4,2 juta orang ke bioskop.

Joko Anwar menyampaikan terima kasih kepada para penonton yang sudah meluangkan waktu untuk datang ke bioskop menikmati film Pengabdi Setan 2. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang memberikan dukungan serta doa.

Sutradara berlatar belakang wartawan itu menaruh harapan besar filmnya akan ditonton lebih banyak orang lagi dalam beberapa waktu ke depan. “Jalan masih panjang. Mudah- mudahan Pengabdi Setan 2 bisa menghibur Indonesia dalam waktu yang lama. Amin. #PengabdiSetan2,” tuturnya.

Film Pengabdi Setan 2: Communion berkisah tentang Rini dan adik-adiknya yang berhasil menyelamatkan diri dari kejadian mengerikan yang sampai membuat mereka harus kehilangan ibu. Beberapa tahun kemudian, Rini dan adik-adik serta bapak memutuskan tinggal di rumah susun. Mereka percaya tinggal di rumah susun aman karena ada banyak orang jika tiba-tiba terjadi sesuatu.

Pada sebuah malam penuh teror, Rini dan keluarga harus kembali menyelamatkan diri saat mengetahui fakta mengejutkan yang tidak pernah mereka duga sebelumnya. (JPG)

RADARSOLO.ID – Film Pengabdi Setan 2: Communion tuai sukses besar dari sisi jumlah penonton, sejak hari pertama penayangan, Kamis (4/8) lalu. Bahkan, catatan jumlah penonton di hari pertama mampu melampaui film KKN di Desa Penari.

Di hari pertama penayangan, film arahan sutradara Joko Anwar tersebut berhasil mendatangkan 701.891 penonton ke bioskop. Perolehan angka tersebut melampaui film KKN di Desa Penari yang ditonton sebanyak 315.486 orang di hari pertama penayangan. Ini sekaligus menjadikan Pengabdi Setan 2: Communion sebagai film horor paling banyak ditonton di hari pertama penayangan.

Joko Anwar membandingkan film Pengabdi Setan 2 dengan film versi pertama di hari pertama penayangannya. “Pengabdi Setan 2017 dulu hari pertama 97 ribu. Sekarang 700 ribu lebih,” tulis Joko Anwar dalam postingannya di Instagram.

Dalam dua hari penayangan, film Pengabdi Setan 2 sudah ditonton lebih dari 1 juta penonton. Melihat tren ini, kemungkinan besar film yang dibintangi Tara Basro itu akan melampaui jumlah penonton Pengabdi Setan pertama yang secara keseluruhan sukses mendatangkan 4,2 juta orang ke bioskop.

Joko Anwar menyampaikan terima kasih kepada para penonton yang sudah meluangkan waktu untuk datang ke bioskop menikmati film Pengabdi Setan 2. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang memberikan dukungan serta doa.

Sutradara berlatar belakang wartawan itu menaruh harapan besar filmnya akan ditonton lebih banyak orang lagi dalam beberapa waktu ke depan. “Jalan masih panjang. Mudah- mudahan Pengabdi Setan 2 bisa menghibur Indonesia dalam waktu yang lama. Amin. #PengabdiSetan2,” tuturnya.

Film Pengabdi Setan 2: Communion berkisah tentang Rini dan adik-adiknya yang berhasil menyelamatkan diri dari kejadian mengerikan yang sampai membuat mereka harus kehilangan ibu. Beberapa tahun kemudian, Rini dan adik-adik serta bapak memutuskan tinggal di rumah susun. Mereka percaya tinggal di rumah susun aman karena ada banyak orang jika tiba-tiba terjadi sesuatu.

Pada sebuah malam penuh teror, Rini dan keluarga harus kembali menyelamatkan diri saat mengetahui fakta mengejutkan yang tidak pernah mereka duga sebelumnya. (JPG)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/