30.7 C
Surakarta
Friday, 24 March 2023

Jadi Pecandu, Anak Lilis Karlina Dapat Jutaan Rupiah Sehari Hasil Jual Obat Terlarang

RADARSOLO.ID – RD, 15, anak Lilis Karlina ternyata telah aktif sebagai penjual obat-obatan terlarang sejak usia 14 tahun. Bahkan, dia sempat menggunakan narkoba sejak berusia 13 tahun.

Perkenalannya dengan obat-obatan terlarang itu terjadi karena dia berteman dengan banyak orang dewasa yang umurnya di atas 20 tahun. Dari pertemanan tersebut, anak Lilis Karlina mengenal obat-obatan terlarang sekaligus mulai mengedarkannya untuk tujuan menambah penghasilan.

Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, penghasilan yang didapatkan RD dari hasil menjual obat-obatan terlarang rata-rata di atas Rp 1 juta setiap harinya.

“Hasil wawancara kami dengan tersangka, dalam sehari minimal mendapatkan keuntungan Rp 700 ribu dan rata-rata di atas Rp 1 juta. Pernah juga mendapatkan keuntungan sebesar Rp 3 juta-an dalam sehari,” kata Edwar dalam jumpa pers virtual.

RD mengaku menggunakan narkotika untuk tujuan mencari ketenangan sekaligus kesenangan diri sendiri. Sedangkan sebagai pengedar, RD melakukannya karena dimotivasi mau mendapatkan penghasilan.

“Uang jajan dari orang tuanya, menurut penuturan tersangka, cukup. Tapi karena anak ini pecandu obat-obatan, sering minum (minuman keras), dan pergaulannya butuh pengeluaran banyak. Inilah yang memotivasi anak ini untuk menjual obat-obatan terlarang,” jelasnya, dilansir dari JawaPos.com.

RD menggunakan sekaligus mengedarkan obat-obatan terlarang tanpa sepengetahuan keluarga, termasuk ibunya, pedangdut Lilis Karlina. Dia mengemas barang-barang tersebut di rumahnya sendiri. Orang tuanya tidak pernah tahu tentang hal ini sampai akhirnya RD ditangkap petugas kepolisian pada Minggu (12/3) dengan barang bukti ribuan butir obat terlarang. (jpg/ria)

RADARSOLO.ID – RD, 15, anak Lilis Karlina ternyata telah aktif sebagai penjual obat-obatan terlarang sejak usia 14 tahun. Bahkan, dia sempat menggunakan narkoba sejak berusia 13 tahun.

Perkenalannya dengan obat-obatan terlarang itu terjadi karena dia berteman dengan banyak orang dewasa yang umurnya di atas 20 tahun. Dari pertemanan tersebut, anak Lilis Karlina mengenal obat-obatan terlarang sekaligus mulai mengedarkannya untuk tujuan menambah penghasilan.

Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, penghasilan yang didapatkan RD dari hasil menjual obat-obatan terlarang rata-rata di atas Rp 1 juta setiap harinya.

“Hasil wawancara kami dengan tersangka, dalam sehari minimal mendapatkan keuntungan Rp 700 ribu dan rata-rata di atas Rp 1 juta. Pernah juga mendapatkan keuntungan sebesar Rp 3 juta-an dalam sehari,” kata Edwar dalam jumpa pers virtual.

RD mengaku menggunakan narkotika untuk tujuan mencari ketenangan sekaligus kesenangan diri sendiri. Sedangkan sebagai pengedar, RD melakukannya karena dimotivasi mau mendapatkan penghasilan.

“Uang jajan dari orang tuanya, menurut penuturan tersangka, cukup. Tapi karena anak ini pecandu obat-obatan, sering minum (minuman keras), dan pergaulannya butuh pengeluaran banyak. Inilah yang memotivasi anak ini untuk menjual obat-obatan terlarang,” jelasnya, dilansir dari JawaPos.com.

RD menggunakan sekaligus mengedarkan obat-obatan terlarang tanpa sepengetahuan keluarga, termasuk ibunya, pedangdut Lilis Karlina. Dia mengemas barang-barang tersebut di rumahnya sendiri. Orang tuanya tidak pernah tahu tentang hal ini sampai akhirnya RD ditangkap petugas kepolisian pada Minggu (12/3) dengan barang bukti ribuan butir obat terlarang. (jpg/ria)

Populer

Berita Terbaru

spot_img