RADARSOLO.COM - Selebgram Donna Fabiola resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus peredaran narkotika.
Ia ditangkap di kawasan Kerobokan, Bali, pada 10 Desember 2025, diduga menjadi bagian dari jaringan yang memasok narkoba untuk festival musik besar, Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025.
Dalam rekaman penangkapan yang ramai diperbincangkan di media sosial, Donna terlihat mengenakan kemeja putih dan berusaha menghindar ketika petugas memeriksa mobilnya.
Selain Donna, pihak kepolisian juga menangkap beberapa orang lain di lokasi berbeda, termasuk dua pria di Legian dan satu pria di Sanur.
Ketiganya termasuk dalam total 17 tersangka yang diamankan terkait kasus ini.
Barang Bukti
Dari Donna, polisi menyita berbagai jenis narkotika, antara lain 6 gram kokain, 12 butir ekstasi, 6 gram ganja, dan 8 gram MDMA.
Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, narkoba tersebut dipersiapkan untuk diedarkan selama rangkaian DWP 2025 yang berlangsung pada 12–14 Desember di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Culture Park, Bali.
“Donna berperan sebagai pengedar. Dia mengaku memperoleh narkoba dari suaminya, Tigra Denres Sonda, yang kini masuk daftar DPO,” ujar Brigjen Eko dalam konferensi pers, Senin (22/12/2025).
Profil dan Latar Belakang Keluarga
Donna Fabiola dikenal sebagai selebgram dengan gaya hidup mewah melalui akun Instagram @donnafabiola_116 yang memiliki sekitar 29.000 pengikut.
Ia pernah meniti karier di dunia hiburan, antara lain memerankan Audrey dalam sitkom Pondok Pak Cus di Trans TV, serta membintangi FTV Berkah Sholat Dhuha di Indosiar.
Yang menarik, Donna sering menunjukkan kedekatannya dengan Prof. Dr. Subroto, mantan Menteri Pertambangan dan Energi era Orde Baru yang wafat pada Desember 2022 di usia 99 tahun.
Dalam unggahannya, Donna selalu memanggilnya “Bapak”, meski hubungan keluarga secara pasti belum dikonfirmasi.
Prof. Dr. Subroto dikenal sebagai tokoh penting di tingkat nasional dan internasional, termasuk sebagai ‘The Wise Minister’ di OPEC dan salah satu perancang awal pembangunan ekonomi Indonesia.
Jejak Digital dan Hubungan
Di media sosial, Donna juga aktif menjadi model iklan produk rumah tangga.
Ia memiliki pertemanan dengan beberapa selebritas, termasuk Sarita Abdul Mukti, mantan istri Faisal Harris.
Unggahan Donna menunjukkan bahwa ia telah menikah dan memiliki anak.
Ia pernah memberi ucapan ulang tahun kepada suaminya yang menggunakan akun Instagram @tigrandenre, yang juga disebut polisi sebagai pemasok narkoba dan saat ini berstatus DPO.
Kasus ini kembali menyoroti bahaya peredaran narkoba, khususnya di event-event besar.
Polisi masih menelusuri jaringan dan peran masing-masing tersangka.
Donna dan rekan-rekannya terancam hukuman berat berdasarkan Undang-Undang Narkotika.
Biodata Donna Fabiola
Identitas & Status Terkini:
-
Nama: Donna Fabiola
-
Status: Ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba oleh Bareskrim Polri
-
Tanggal Penangkapan: 10 Desember 2025
-
Lokasi: Kerobokan, Bali
-
Peran: Diduga sebagai pengedar, mendapat narkoba dari suami
Profesi & Karier:
-
Profesi: Selebgram/Influencer
-
Akun Instagram: @donnafabiola_116 (sekitar 29.000 pengikut)
-
Konten: Gaya hidup mewah, momen pribadi
-
Karier Hiburan:
-
Sitkom: Memerankan Audrey di Pondok Pak Cus (Trans TV)
-
FTV: Berkah Sholat Dhuha (Indosiar)
-
Model Iklan: Produk pasta gigi, mayones, susu anak
-
Latar Belakang Pribadi & Keluarga:
-
Status Hubungan: Menikah
-
Suami: Tigra Denres Sonda (DPO)
-
Anak: Ada, dari unggahannya
-
Agama: Kristen
-
Hobi: Pecinta anjing, memiliki anjing peliharaan bernama Ulua (French Bulldog, sudah meninggal)
-
Pertemanan: Kenal dengan Sarita Abdul Mukti
-
Keluarga: Dekat dengan Prof. Dr. Subroto, mantan Menteri Pertambangan dan Energi era Orde Baru
Kasus Narkoba (Desember 2025):
-
Modus: Menyiapkan dan mengedarkan narkoba untuk event DWP 2025
-
Barang Bukti: 6 gram kokain, 12 pil ekstasi, 6 gram ganja, 8 gram MDMA
-
Jaringan: Bagian dari 17 tersangka di Bali (Kerobokan, Legian, Sanur)
Fakta Lain:
-
Karier Hiburan: Aktif setidaknya sejak 2017
-
Figur Ayah: Sangat menghormati mendiang Prof. Dr. Subroto, rutin memperingati hari ulang tahun dan wafatnya di media sosial