Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Viral Video Ojol 5 Menit Samarinda Ramai Diburu Netizen, Ada Apa Sebenarnya?

Syahaamah Fikria • Senin, 9 Februari 2026 | 20:38 WIB
Ilustrasi video asusila.
Ilustrasi video asusila.

RADARSOLO.COM – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan peredaran video dewasa berdurasi sekitar 5 menit yang dikaitkan dengan seorang pria berjaket ojek online (ojol).

Rekaman tersebut mendadak viral dan ramai diburu netizen di berbagai platform, mulai dari X hingga aplikasi pesan instan.

Potongan video yang tersebar memperlihatkan seorang pria mengenakan atribut ojol berwarna hijau memasuki sebuah kamar dan disambut perempuan dewasa yang mengenakan pakaian cokelat.

Adegan lanjutan dalam rekaman itu memicu spekulasi publik karena mengarah pada hubungan pribadi, meski tidak pernah ada penjelasan resmi mengenai konteks kejadian tersebut.

Narasi yang beredar menyebut video itu direkam di Samarinda, Kalimantan Timur.

Namun hingga kini, klaim tersebut belum dapat diverifikasi.

Identitas kedua orang dalam video, lokasi, waktu kejadian, hingga motif perekaman masih sepenuhnya gelap.

Ketiadaan informasi valid ini justru memicu spekulasi liar di ruang digital.

Banyak pengguna media sosial mengaku “mencari versi lengkap” video berdurasi 5 menit itu dan mencari link video ojol 5 menit itu.

Sementara sebagian lainnya mempertanyakan etika penyebaran konten pribadi yang berpotensi melanggar hukum.

Nama “Iben” Disebut

Di tengah viralnya video tersebut, muncul pula penyebutan nama “Iben” sebagai sosok pria dalam rekaman.

Namun hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak didukung bukti apa pun dan mengarah pada hoaks.

Sejauh ini, Polresta Samarinda belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait video asusila sebagaimana narasi yang beredar luas.

Penelusuran di sejumlah media nasional dan lokal kredibel juga tidak menemukan fakta yang menguatkan cerita viral tersebut.

Informasi yang beredar di media sosial justru banyak bertentangan dengan data lapangan.

Ojol Samarinda Justru Aktif dalam Kegiatan Positif

Di sisi lain, komunitas pengemudi ojol di Samarinda dalam beberapa waktu terakhir justru lebih dikenal melalui aktivitas sosial.

Mereka tercatat menggelar aksi solidaritas seribu lilin, membantu pengungkapan kasus kriminal umum, serta menunjukkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan.

Fakta ini menjadi pembanding penting agar publik tidak gegabah mengaitkan profesi tertentu dengan narasi negatif yang belum terbukti kebenarannya.

Waspada Bahaya Link “Video Viral”

Di sisi lain, masyarakat diingatkan kembali untuk waspada terhadap judul provokatif seperti “video ojol 5 menit” atau “link full video”.

Pola semacam ini kerap digunakan pelaku kejahatan digital sebagai umpan.

Biasanya, tautan yang dibagikan akan mengarahkan pengguna ke situs phishing, laman judol, atau aplikasi berbahaya yang bertujuan mencuri data pribadi, akun media sosial, hingga informasi perbankan.

Nama-nama fiktif seperti “Iben” juga kerap dimanfaatkan dalam cerita viral tanpa sumber jelas guna memancing rasa penasaran dan meningkatkan jumlah klik. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Link Video #viral #video #video dewasa #samarinda #ojol