alexametrics
23.3 C
Surakarta
Thursday, 18 August 2022

Tips Menanam Bonsai bagi Pemula: Pilih Serut, Pertumbuhan Paling Lambat

RADARSOLO.ID – Menanam bonsai butuh kesabaran ekstra. Sebab, jika perawatanya salah sedikit saja, tanaman yang berharga ini bisa mati. Di antaranya berbagai macam bonsai, serut yang paling diminati.

Jenis bonsai yang dapat dijumpai adalah serut, wahong, bougenvil, asem, kimeng, dolar, korea dan lainnya. Khusus bonsai jenis serut, memiliki perkembangan yang sangat lambat. Sehingga cocok untuk dijadikan bonsai yang memang membutuhkan tanaman yang tidak cepat besar. Karena sistem bonsai adalah mengkerdilkan tanam. Tanaman bonsai serut juga memiliki daun yang kecil-kecil. Kemudian tanaman bonsai ini tidak memiliki duri seperti bonsai pada umumnya.

”Yang serut tidak ada durinya, jadi untuk perawatan itu mudah. Pas kita membentuk juga mudah, memotongnya tidak terlalu cepat, jadi untuk perawatannya lebih cepat,” kata Marsudiono, 61, pembudidaya bonsai sejak 1984.

Dia mengungkapkan, media yang bagus untuk bonsai serut adalah pasir Malang. Atau media yang irit pakai tanah biasa yang tidak terlalu gembur. Karena jika gembur akarnya gampang copot. Untuk pupuk, lebih baik jarang diberikan.

”Pemberian pupuk jarang, memang kadang harus dipupuk. Tapi kalau terlalu banyak dipupuk kan malah jadi subur, harusnya dikerdilkan. Kalau untuk penyiraman bisa sehari sekali. Tapi kalau sudah kena hujan tidak usah disirami lagi tidak apa-apa,” imbuh warga Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali ini.

Dia menambahkan, tips untuk pemula yang ingin memulai menanam bonsai adalah harus memiliki kesabaran yang ekstra. Perlu waktu yang lama untuk penguatan akar. Marsudiono yang juga menjadikan bonsai untuk bisnis ini, mematok Rp 50.000 untuk bahan atau tanaman yang masih kecil. Biasanya digunakan untuk pemula.

”Mau latihan beli yang Rp 50.000 an saja. Nanti dibentuk sendiri, kalau sudah layak jual bisa sampai Rp 5 juta,” jelasnya.

Adapun yang dapat menyebabkan bonsai mati seperti jamur dan kekurangan air. Sehingga menyebabkan bonsai layu.

”Telat air bisa mati, kalau air harus rutin. Jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit, karena serut itu tidak tahan panas,” tandasnya. (mg1/mg3/adi)

RADARSOLO.ID – Menanam bonsai butuh kesabaran ekstra. Sebab, jika perawatanya salah sedikit saja, tanaman yang berharga ini bisa mati. Di antaranya berbagai macam bonsai, serut yang paling diminati.

Jenis bonsai yang dapat dijumpai adalah serut, wahong, bougenvil, asem, kimeng, dolar, korea dan lainnya. Khusus bonsai jenis serut, memiliki perkembangan yang sangat lambat. Sehingga cocok untuk dijadikan bonsai yang memang membutuhkan tanaman yang tidak cepat besar. Karena sistem bonsai adalah mengkerdilkan tanam. Tanaman bonsai serut juga memiliki daun yang kecil-kecil. Kemudian tanaman bonsai ini tidak memiliki duri seperti bonsai pada umumnya.

”Yang serut tidak ada durinya, jadi untuk perawatan itu mudah. Pas kita membentuk juga mudah, memotongnya tidak terlalu cepat, jadi untuk perawatannya lebih cepat,” kata Marsudiono, 61, pembudidaya bonsai sejak 1984.

Dia mengungkapkan, media yang bagus untuk bonsai serut adalah pasir Malang. Atau media yang irit pakai tanah biasa yang tidak terlalu gembur. Karena jika gembur akarnya gampang copot. Untuk pupuk, lebih baik jarang diberikan.

”Pemberian pupuk jarang, memang kadang harus dipupuk. Tapi kalau terlalu banyak dipupuk kan malah jadi subur, harusnya dikerdilkan. Kalau untuk penyiraman bisa sehari sekali. Tapi kalau sudah kena hujan tidak usah disirami lagi tidak apa-apa,” imbuh warga Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali ini.

Dia menambahkan, tips untuk pemula yang ingin memulai menanam bonsai adalah harus memiliki kesabaran yang ekstra. Perlu waktu yang lama untuk penguatan akar. Marsudiono yang juga menjadikan bonsai untuk bisnis ini, mematok Rp 50.000 untuk bahan atau tanaman yang masih kecil. Biasanya digunakan untuk pemula.

”Mau latihan beli yang Rp 50.000 an saja. Nanti dibentuk sendiri, kalau sudah layak jual bisa sampai Rp 5 juta,” jelasnya.

Adapun yang dapat menyebabkan bonsai mati seperti jamur dan kekurangan air. Sehingga menyebabkan bonsai layu.

”Telat air bisa mati, kalau air harus rutin. Jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit, karena serut itu tidak tahan panas,” tandasnya. (mg1/mg3/adi)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/