alexametrics
23.7 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

Pengaplikasian Maskara dan Eyeliner: Awas Radang Kelopak Mata

RADARSOLO.ID – Selama Ramadan sampai libur Lebaran kali ini, berbagai agenda silaturahmi tidak bisa dihindarkan. Mulai dari menghadiri undangan buka puasa bersama, sampai halal bihalal bersama keluarga, teman-teman, atau kolega. Sudah pasti penggunaan make-up wajib selalu on point, bahkan hampir setiap hari. Termasuk pemakaian maskara dan eyeliner.

Tapi, hati-hati memakai maskara dan eyeliner. Alih-alih makin cantik, pemakaian dua produk make-up tersebut bisa saja menyebabkan radang kelopak mata alias blepharitis. Terutama produk maskara dan eyeliner yang sudah kedaluwarsa.

“Radang kelopak mata atau blepharitis bisa muncul karena pertumbuhan bakteri, yang memicu terjadinya disfungsi kelenjar sebasea. Berada di dasar dari folikel rambut dan bulu mata. Menyebabkan kelenjar minyak kecil yang terletak dekat pangkal bulu mata tersumbat. Nah, inilah yang bikin iritasi, memerah, dan bengkak di kelopak mata,” kata dokter spesialis mata dr. Hanifiya Samha Wardhani kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (7/5).

Lalu, maskara dan eyeliner seperti apa yang bisa pemicu radang kelopak mata? Hanifiya menyebut produk kosmetik yang tercemar, berkualitas rendah, terutama yang sudah kedaluwarsa. Termasuk produk kosmetik apapun selain maskara dan eyeliner yang sudah tercemar.

“Sebab produk itu memudahkan bakteri atau jamur tumbuh di area kelopak mata dan menyebabkan infeksi. Blepharitis bikin mata jadi merah, kering, sampai sensasi terbakar pada kelopak mata. Bahkan bisa bikin kerontokan bulu mata,” imbuh Hanifiya.

Nah, perempuan-perempuan di perkotaan punya risiko terkena radang kelopak mata, 15 persen lebih tinggi ketimbang di daerah. Sebab make-up mata lebih sering dipakai perempuan di perkotaan. Tapi sayangnya, mereka belum mengetahui soal risiko penyakit ini. Lalu, bagaimana cara mendeteksi radang kelopak mata?

“Kalau mata mulai terasa kering, berwarna merah, kelopak mata bengkak, bahkan bulu mata jadi kasar, segera konsultasi ke dokter mata. Karena itu gejala blepharitis. Nanti dokter spesialis mata akan memberikan tindakan sterilisasi di area mata. Jadi mulai sekarang, hati-hati memakai make­up mata,” ujarnya. (aya/fer/dam)

RADARSOLO.ID – Selama Ramadan sampai libur Lebaran kali ini, berbagai agenda silaturahmi tidak bisa dihindarkan. Mulai dari menghadiri undangan buka puasa bersama, sampai halal bihalal bersama keluarga, teman-teman, atau kolega. Sudah pasti penggunaan make-up wajib selalu on point, bahkan hampir setiap hari. Termasuk pemakaian maskara dan eyeliner.

Tapi, hati-hati memakai maskara dan eyeliner. Alih-alih makin cantik, pemakaian dua produk make-up tersebut bisa saja menyebabkan radang kelopak mata alias blepharitis. Terutama produk maskara dan eyeliner yang sudah kedaluwarsa.

“Radang kelopak mata atau blepharitis bisa muncul karena pertumbuhan bakteri, yang memicu terjadinya disfungsi kelenjar sebasea. Berada di dasar dari folikel rambut dan bulu mata. Menyebabkan kelenjar minyak kecil yang terletak dekat pangkal bulu mata tersumbat. Nah, inilah yang bikin iritasi, memerah, dan bengkak di kelopak mata,” kata dokter spesialis mata dr. Hanifiya Samha Wardhani kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (7/5).

Lalu, maskara dan eyeliner seperti apa yang bisa pemicu radang kelopak mata? Hanifiya menyebut produk kosmetik yang tercemar, berkualitas rendah, terutama yang sudah kedaluwarsa. Termasuk produk kosmetik apapun selain maskara dan eyeliner yang sudah tercemar.

“Sebab produk itu memudahkan bakteri atau jamur tumbuh di area kelopak mata dan menyebabkan infeksi. Blepharitis bikin mata jadi merah, kering, sampai sensasi terbakar pada kelopak mata. Bahkan bisa bikin kerontokan bulu mata,” imbuh Hanifiya.

Nah, perempuan-perempuan di perkotaan punya risiko terkena radang kelopak mata, 15 persen lebih tinggi ketimbang di daerah. Sebab make-up mata lebih sering dipakai perempuan di perkotaan. Tapi sayangnya, mereka belum mengetahui soal risiko penyakit ini. Lalu, bagaimana cara mendeteksi radang kelopak mata?

“Kalau mata mulai terasa kering, berwarna merah, kelopak mata bengkak, bahkan bulu mata jadi kasar, segera konsultasi ke dokter mata. Karena itu gejala blepharitis. Nanti dokter spesialis mata akan memberikan tindakan sterilisasi di area mata. Jadi mulai sekarang, hati-hati memakai make­up mata,” ujarnya. (aya/fer/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/