alexametrics
27.1 C
Surakarta
Monday, 25 October 2021

Tren Make-Up di Masa Pandemi, Tonjolkan Keindahan Mata

RADARSOLO.ID – Di masa pandemi Covid-19, siapa pun termasuk perempuan, wajib mengenakan masker. Lalu, bagaimana supaya kaum hawa tetap terlihat cantik meski wajah tertutup masker? Eye make-up solusinya.

Ketika perempuan mengenakan masker, hanya bagian mata saja yang terlihat. Nah, make-up eye catching seperti apa yang cocok dipakai untuk beraktivitas sehari-hari? Make-up Artist (MuA) asal Kota Solo Ima Baharun coba memberi tips and trick-nya.

Dia menyarankan, make-up mata pilih yang tidak terlalu berlebihan. Karena stigma yang kadung melekat selama ini, yakni memasang softlens berwarna mencolok. Padahal, biasanya tidak sesuai dengan tone kulit.

Tak jarang, penggunaan softlens tidak sesuai kondisi dan situasi. Tak hanya itu, sering kali perempuan kurang jeli memilih warna eyeshadow.

“Ditambah pemakaian eyeliner yang terlalu tebal, sampai mengabaikan bentuk mata asli. Nah, eye make-up itu harus paham betul situasi dan kondisi yang akan dihadapi. Misal mau ke mana?
Mau ngapain dan di mana? Semua harus disesuaikan. Biar tidak salah make-up,” ujar Ima, kemarin (9/10).

Make-up Artist (MuA) asal Kota Solo Ima Baharun. (ISTIMEWA)

Padu padan lain yang jadi sorotan Ima, yakni penggunaan softlens berwarna terang. Cocok digunakan saat hang out di malam hari. Diseimbangkan dengan riasan mata bold. Sebaliknya, kalau ingin memakai riasan mata natural untuk daily, jangan gunakan softlens berwarna terang. Lebih cocok warna-warna warm seperti coklat dan hazel.

“Harus bisa membedakan. Kalau malam hari, pakai softlens warna lebih tua atau bold. Kalau siang hari, pakai warna kalem. Seperti coklat muda atau oranye,” imbuh Ima.

Beralih ke eyeshadow, Ima menyarankan cukup pilih satu warna saja. Sebaiknya gunakan warna-warna earth tone color pallete. Misalnya coklat, krem, atau merah bata. Sebab, warna-warna tersebut sangat cocok untuk semua warna kulit perempuan Indonesia. Artinya, tidak perlu bingung memilih warna karena hampir semuanya cocok.

“Selain itu, warna earth tone bisa digunakan dalam segala acara. Baik formal maupun informal. Tidak perlu khawatir salah make-up lagi,” bebernya.

Kelar urusan eyeshadow, lanjut ke bulu mata. Jangan lupa jepit bulu mata dan gunakan maskara ber-layer. Ima sarankan penggunaan maskara layer pertama setengah kering. Lalu tambahkan lagi maskara untuk lapisan kedua. Supaya bulu mata terlihat lebih hidup.

“Kalau bulu mata asli terlalu tipis, boleh menggunakan bulu tambahan. Tapi, pilih bulu mata yang tipis dan natural,” ujarnya.

Langkah terakhir, gunakan eyeliner dengan wing liner style. Pakai eyeliner spidol yang waterproof. And voila, mata jauh terlihat lebih bernyawa. Ima mengklaim, riasan mata bisa menjadi karakter dan identitas seseorang.

“Bisa banget. Makanya, kita harus kenal sama karakter wajah masing-masing.
Bagusnya seperti apa? Pantasnya seperti apa? Kalau sudah menemukan riasan mata yang pas, berarti sudah menemukan signature-mu,” tandasnya.

Ima menambahkan, tidak semua tren make-up wajib diikuti. Tidak perlu dipaksakan. Apalagi jika tidak sesuai karakter diri sendiri. “Apa yang membuatmu cantik dan nyaman, itu yang wajib diikuti,” pesannya. (aya/fer/dam)

RADARSOLO.ID – Di masa pandemi Covid-19, siapa pun termasuk perempuan, wajib mengenakan masker. Lalu, bagaimana supaya kaum hawa tetap terlihat cantik meski wajah tertutup masker? Eye make-up solusinya.

Ketika perempuan mengenakan masker, hanya bagian mata saja yang terlihat. Nah, make-up eye catching seperti apa yang cocok dipakai untuk beraktivitas sehari-hari? Make-up Artist (MuA) asal Kota Solo Ima Baharun coba memberi tips and trick-nya.

Dia menyarankan, make-up mata pilih yang tidak terlalu berlebihan. Karena stigma yang kadung melekat selama ini, yakni memasang softlens berwarna mencolok. Padahal, biasanya tidak sesuai dengan tone kulit.

Tak jarang, penggunaan softlens tidak sesuai kondisi dan situasi. Tak hanya itu, sering kali perempuan kurang jeli memilih warna eyeshadow.

“Ditambah pemakaian eyeliner yang terlalu tebal, sampai mengabaikan bentuk mata asli. Nah, eye make-up itu harus paham betul situasi dan kondisi yang akan dihadapi. Misal mau ke mana?
Mau ngapain dan di mana? Semua harus disesuaikan. Biar tidak salah make-up,” ujar Ima, kemarin (9/10).

Make-up Artist (MuA) asal Kota Solo Ima Baharun. (ISTIMEWA)

Padu padan lain yang jadi sorotan Ima, yakni penggunaan softlens berwarna terang. Cocok digunakan saat hang out di malam hari. Diseimbangkan dengan riasan mata bold. Sebaliknya, kalau ingin memakai riasan mata natural untuk daily, jangan gunakan softlens berwarna terang. Lebih cocok warna-warna warm seperti coklat dan hazel.

“Harus bisa membedakan. Kalau malam hari, pakai softlens warna lebih tua atau bold. Kalau siang hari, pakai warna kalem. Seperti coklat muda atau oranye,” imbuh Ima.

Beralih ke eyeshadow, Ima menyarankan cukup pilih satu warna saja. Sebaiknya gunakan warna-warna earth tone color pallete. Misalnya coklat, krem, atau merah bata. Sebab, warna-warna tersebut sangat cocok untuk semua warna kulit perempuan Indonesia. Artinya, tidak perlu bingung memilih warna karena hampir semuanya cocok.

“Selain itu, warna earth tone bisa digunakan dalam segala acara. Baik formal maupun informal. Tidak perlu khawatir salah make-up lagi,” bebernya.

Kelar urusan eyeshadow, lanjut ke bulu mata. Jangan lupa jepit bulu mata dan gunakan maskara ber-layer. Ima sarankan penggunaan maskara layer pertama setengah kering. Lalu tambahkan lagi maskara untuk lapisan kedua. Supaya bulu mata terlihat lebih hidup.

“Kalau bulu mata asli terlalu tipis, boleh menggunakan bulu tambahan. Tapi, pilih bulu mata yang tipis dan natural,” ujarnya.

Langkah terakhir, gunakan eyeliner dengan wing liner style. Pakai eyeliner spidol yang waterproof. And voila, mata jauh terlihat lebih bernyawa. Ima mengklaim, riasan mata bisa menjadi karakter dan identitas seseorang.

“Bisa banget. Makanya, kita harus kenal sama karakter wajah masing-masing.
Bagusnya seperti apa? Pantasnya seperti apa? Kalau sudah menemukan riasan mata yang pas, berarti sudah menemukan signature-mu,” tandasnya.

Ima menambahkan, tidak semua tren make-up wajib diikuti. Tidak perlu dipaksakan. Apalagi jika tidak sesuai karakter diri sendiri. “Apa yang membuatmu cantik dan nyaman, itu yang wajib diikuti,” pesannya. (aya/fer/dam)

Populer

Berita Terbaru