alexametrics
23.7 C
Surakarta
Tuesday, 24 May 2022

Kembalikan Pola Makan Sehat Pasca Lebaran, Lakukan Tips Ini

RADARSOLO.ID – Momen setelah Lebaran menjadi kesempatan untuk mengatur kembali pola makan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan. Sebab, selama Ramadan kebanyakan orang kerap menyantap makanan berlemak seperti gorengan sebagai takjil berbuka puasa dan makanan tinggi kolesterol saat Lebaran.

Bagaimana mengembalikan pola makan sehat usai Ramadan dan Lebaran? Ini tips yang diberikan spesialis gizi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) dr Elfina Rachmi, MGizi, SpGK.

  • Perhatikan konsumsi gula, garam, dan minyak

    Batasi konsumsi gula, garam, minyak, serta rajin memantau berat badan. Selain itu, cek kesehatan secara rutin, istirahat yang cukup, dan kelola stres dengan baik.

  • Prinsip diet

    Ikuti pola makan sehat 4J, yakni jumlah, jadwal, jenis, dan jurus masak.

    Jumlah yang cukup dan diet seimbang sesuai kebutuhan, jadwal yang teratur agar proses metabolisme terjaga dengan baik, serta jurus memasak yang sehat dengan memilih pengolahan bervariasi.

    “Seperti kukus, rebus, panggang, pepes daripada menggoreng. Menggoreng sebaiknya maksimal dua kali seminggu,” kata Elfina.

  • Pemilihan jenis makanan

    Pastikan semua zat gizi makronutrien (karbohidrat, protein atau lemak), mikronutrien (vitamin mineral) dan cairan harian terpenuhi.

    Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum atau oatmeal. Pilih lemak dari sumber lemak baik dan kurangi lemak jenuh seperti gorengan atau junk food.Perhatikan juga asupan serat yang bisa didapatkan dari sayur dan buah-buahan.

  • Pemenuhan cairan

    Pastikan minum air sebanyak dua liter atau delapan gelas sehari. Minimalisir minuman manis, bersoda dan yang mengandung kafein secara berlebihan, seperti kopi. Sebab, menyebabkan lebih sering buang air kecil dan dapat menghambat penyerapan kalsium.

  • Aktivitas dan latihan fisik

    Target olahraga sebaiknya tiga sampai lima kali seminggu. Mulai dengan olahraga yang ringan hingga sedang seperti jalan kaki di sekitar rumah untuk melenturkan otot-otot yang telah lama tidak dilatih. Baru kemudian atur jadwal olahraga sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh. (Antara)

RADARSOLO.ID – Momen setelah Lebaran menjadi kesempatan untuk mengatur kembali pola makan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan. Sebab, selama Ramadan kebanyakan orang kerap menyantap makanan berlemak seperti gorengan sebagai takjil berbuka puasa dan makanan tinggi kolesterol saat Lebaran.

Bagaimana mengembalikan pola makan sehat usai Ramadan dan Lebaran? Ini tips yang diberikan spesialis gizi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) dr Elfina Rachmi, MGizi, SpGK.

  • Perhatikan konsumsi gula, garam, dan minyak

    Batasi konsumsi gula, garam, minyak, serta rajin memantau berat badan. Selain itu, cek kesehatan secara rutin, istirahat yang cukup, dan kelola stres dengan baik.

  • Prinsip diet

    Ikuti pola makan sehat 4J, yakni jumlah, jadwal, jenis, dan jurus masak.

    Jumlah yang cukup dan diet seimbang sesuai kebutuhan, jadwal yang teratur agar proses metabolisme terjaga dengan baik, serta jurus memasak yang sehat dengan memilih pengolahan bervariasi.

    “Seperti kukus, rebus, panggang, pepes daripada menggoreng. Menggoreng sebaiknya maksimal dua kali seminggu,” kata Elfina.

  • Pemilihan jenis makanan

    Pastikan semua zat gizi makronutrien (karbohidrat, protein atau lemak), mikronutrien (vitamin mineral) dan cairan harian terpenuhi.

    Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum atau oatmeal. Pilih lemak dari sumber lemak baik dan kurangi lemak jenuh seperti gorengan atau junk food.Perhatikan juga asupan serat yang bisa didapatkan dari sayur dan buah-buahan.

  • Pemenuhan cairan

    Pastikan minum air sebanyak dua liter atau delapan gelas sehari. Minimalisir minuman manis, bersoda dan yang mengandung kafein secara berlebihan, seperti kopi. Sebab, menyebabkan lebih sering buang air kecil dan dapat menghambat penyerapan kalsium.

  • Aktivitas dan latihan fisik

    Target olahraga sebaiknya tiga sampai lima kali seminggu. Mulai dengan olahraga yang ringan hingga sedang seperti jalan kaki di sekitar rumah untuk melenturkan otot-otot yang telah lama tidak dilatih. Baru kemudian atur jadwal olahraga sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh. (Antara)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/