alexametrics
24.5 C
Surakarta
Tuesday, 28 September 2021

Penjualan Aksesoris Khas Thailand Laris: Berkat Lalisa Lisa Blackpink

RADARSOLO.ID – Penjualan pakaian dan aksesoris tradisional di Thailand, Bangkok mengalami lonjakan sejak single solo Lisa Blackpink rilis.

Pada music video (MV) single solo terbaru Lisa yang berjudul Lalisa, rapper kelahiran 27 Maret 1997 itu terlihat duduk di atas takhta berhias emas dan mengenakan hiasan kepala tradisional asal Thailand. Hal inilah yang mengakibatkan penjualan pakaian dan aksesoris tradisional di Thailand mengalami lonjakan.

“Banyak orang telah memesan dari kami melalui toko online kami. Sementara di toko kami memiliki arus pelanggan yang terus menerus datang kepada kami, menanyakan jenis hiasan kepala yang kami miliki,” kata Samorn Suthiwong yang bekerja di Fashion Point, sebuah toko pakaian di pasar Thailand.

Dikutip dari Reuters, Senin (13/9), Lisa sengaja menampilkan kostum nasional Thailand dalam MV-nya. Hal ini bertujuan membantu mengangkat warisan budaya Thailand lebih mudah diakses, baik di dalam maupun di luar negeri.

“Saya pikir itu kombinasi sempurna (fashion dan tradisi). Ini memudahkan budaya Thailand untuk diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” ungkap salah satu penggemar Lisa.

Di Fashion Point sendiri, aksesoris kepala buatan tangan yang dikenakan Lisa dibanderol seharga 250 (Rp 108 ribu) hingga 1000 baht per potong (Rp 434 ribu).

Seperti yang diketahui, Pranpriya Manoban alias Lalisa Manoban merupakan salah satu member Blackpink yang berasal dari Thailand. Dia pun kemudian bergabung dengan Blackpink yang debut pada 8 Agustus 2016. Lisa juga merupakan artis non-Korea pertama yang ada di bawah naungan YG Entertainment. (Antara)


RADARSOLO.ID – Penjualan pakaian dan aksesoris tradisional di Thailand, Bangkok mengalami lonjakan sejak single solo Lisa Blackpink rilis.

Pada music video (MV) single solo terbaru Lisa yang berjudul Lalisa, rapper kelahiran 27 Maret 1997 itu terlihat duduk di atas takhta berhias emas dan mengenakan hiasan kepala tradisional asal Thailand. Hal inilah yang mengakibatkan penjualan pakaian dan aksesoris tradisional di Thailand mengalami lonjakan.

“Banyak orang telah memesan dari kami melalui toko online kami. Sementara di toko kami memiliki arus pelanggan yang terus menerus datang kepada kami, menanyakan jenis hiasan kepala yang kami miliki,” kata Samorn Suthiwong yang bekerja di Fashion Point, sebuah toko pakaian di pasar Thailand.

Dikutip dari Reuters, Senin (13/9), Lisa sengaja menampilkan kostum nasional Thailand dalam MV-nya. Hal ini bertujuan membantu mengangkat warisan budaya Thailand lebih mudah diakses, baik di dalam maupun di luar negeri.

“Saya pikir itu kombinasi sempurna (fashion dan tradisi). Ini memudahkan budaya Thailand untuk diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” ungkap salah satu penggemar Lisa.

Di Fashion Point sendiri, aksesoris kepala buatan tangan yang dikenakan Lisa dibanderol seharga 250 (Rp 108 ribu) hingga 1000 baht per potong (Rp 434 ribu).

Seperti yang diketahui, Pranpriya Manoban alias Lalisa Manoban merupakan salah satu member Blackpink yang berasal dari Thailand. Dia pun kemudian bergabung dengan Blackpink yang debut pada 8 Agustus 2016. Lisa juga merupakan artis non-Korea pertama yang ada di bawah naungan YG Entertainment. (Antara)

Populer

Berita Terbaru