alexametrics
23.4 C
Surakarta
Friday, 8 July 2022

Menjaga Ginjal agar Tetap Sehat: Jangan Remehkan Air Putih

RADARSOLO.ID – Ginjal memiliki peran vital bagi tubuh. Sebab, memiliki tugas untuk menyaring darah dan membuang kotoran lewat air kencing. Namun, masih banyak yang abai menjaga kesehatan ginjal.

“Kalau ginjal tidak berfungsi, yang terjadi darah tidak bisa bersih,” kata dr Andri Kusuma Harmaya, Sp.U, dokter spesialis urologi di RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Karena itu, kesehatan ginjal wajib diperhatikan sejak dini. Salah satu tips menjaga ginjal agar tetap sehat adalah meminum air putih dengan cukup.  Selain itu juga perlu dihindari sejumlah hal yang bisa merusak ginjal. Contohnya, tekanan darah tinggi dan gula darah yang tidak terkontrol, juga obat-obatan seperti obat pereda nyeri yang dikonsumsi tanpa resep dokter.

Dia menuturkan, batu yang muncul di ginjal atau saluran kencing (ureter) bisa memengaruhi fungsi dari ginjal. Dan itu harus segera ditangani.

Andri menerangkan, perlu minum air putih yang cukup untuk menjaga fungsi dari ginjal. Bagi orang dewasa, kebutuhan air putih antara satu setengah hingga dua liter dalam satu hari.

“Kalau semisal seorang olahragawan atau orang yang banyak bekerja di luar ruangan perlu lebih banyak lagi (air putih, Red). Kebutuhan cairannya lebih banyak kan,” terang Andri.

Terlalu banyak minum air putih kata Andri, tidak berdampak buruk. Selama, tak ada gangguan kesehatan lain yang diderita. Dengan meminum air putih maka bisa meringankan fungsi ginjal. Namun, saat seseorang mengalami dehidrasi, tugas ginjal bisa lebih berat.

Lebih jauh, Andri menuturkan, asupan air bisa dikonsumsi seseorang dengan dibagi menjadi beberapa kali. Dengan begitu, seseorang masih bisa minum air putih secara teratur.

“Jadi bisa dibagi delapan kali dalam sehari. Mulai dari bangun tidur hingga sebelum tidur,” ujar dia.

Menurut Andri, kekurangan air putih bisa menyebabkan gagal ginjal bila terjadi secara ekstrem. Misalnya pada kasus seseorang yang mengalami dehidrasi berat.

“Kurang minum mungkin hanya menyebabkan penurunan fungsi ginjal temporer. Nah, itu yang akan membaik bila kita kembali minum banyak,” ujar dia.

Sementara gejala gagal ginjal tergantung dari derajat gagal ginjalnya. Gejala ringan misalnya adalah mudah merasa lelah. Bila gejala memberat, hal itu bisa disertai mual muntah, sesak napas dan bahkan penurunan kesadaran.

“Untuk penanganannya, tergantung dari penyebab gagal ginjal, perlu diketahui dulu. Jika disebabkan oleh batu ginjal, berarti batu ginjalnya harus dihilangkan. Namun bila kerusakan ginjalnya sudah permanen, mungkin diperlukan cuci darah rutin,” papar Andri. (al/bun/dam)

Menjaga sebelum Terlambat:

  1. Tetap aktif dan sehat

Menjaga ginjal tetap sehat dapat dilakukan dengan aktif berolahraga agar berat badan tetap ideal, tekanan darah menurun dan risiko gagal ginjal kronis berkurang. Berjalan, berlari, bersepeda atau menari sudah termasuk olahraga. Carilah olahraga yang menurut Anda menyenangkan.

  1. Makan makanan yang sehat

Orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas dapat berisiko penyakit ginjal. Hal ini termasuk kencing manis (diabetes) dan penyakit jantung. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga pola makan yang sehat.

  1. Cek dan kontrol gula darah

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa mereka menderita diabetes. Padahal pemeriksaan ini merupakan hal yang penting terutama bagi yang berusia mendekati 40 tahun ke atas. Ada baiknya gula darah dapat diperiksakan secara rutin.

  1. Cek dan kontrol tekanan darah

Tekanan darah tinggi diketahui dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Pada penderita tekanan darah tinggi dengan kondisi lain seperti diabetes, penyakit jantung, atau kolesterol tinggi akan membahayakan tubuh.

  1. Asupan air yang cukup

Mungkin kita sering mendengar kalimat minum air yang banyak ketika kita sakit, tentu hal ini merupakan saran yang baik untuk orang yang sehat maupun yang sakit. Anjuran asupan air adalah meminum 8 gelas air per hari atau kurang lebih 2 liter per hari.

  1. Hindari rokok

Merokok memperlambat aliran darah ke ginjal. Ketika lebih sedikit darah yang mencapai ginjal, maka fungsi ginjal yang normal akan menurun.

  1. Jangan sering minum obat antinyeri

Obat-obatan seperti NSAIDS/obat anti nyeri dapat membahayakan ginjal jika dimakan dalam jangka waktu panjang. Hubungi dokter untuk memastikan dosis obat anti nyeri yang sesuai.

  1. Periksa ginjal jika berisiko tinggi

Jika Anda berisiko tinggi mengalami kerusakan ginjal atau penyakit ginjal, ada baiknya untuk memeriksa fungsi ginjal secara teratur.

RADARSOLO.ID – Ginjal memiliki peran vital bagi tubuh. Sebab, memiliki tugas untuk menyaring darah dan membuang kotoran lewat air kencing. Namun, masih banyak yang abai menjaga kesehatan ginjal.

“Kalau ginjal tidak berfungsi, yang terjadi darah tidak bisa bersih,” kata dr Andri Kusuma Harmaya, Sp.U, dokter spesialis urologi di RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Karena itu, kesehatan ginjal wajib diperhatikan sejak dini. Salah satu tips menjaga ginjal agar tetap sehat adalah meminum air putih dengan cukup.  Selain itu juga perlu dihindari sejumlah hal yang bisa merusak ginjal. Contohnya, tekanan darah tinggi dan gula darah yang tidak terkontrol, juga obat-obatan seperti obat pereda nyeri yang dikonsumsi tanpa resep dokter.

Dia menuturkan, batu yang muncul di ginjal atau saluran kencing (ureter) bisa memengaruhi fungsi dari ginjal. Dan itu harus segera ditangani.

Andri menerangkan, perlu minum air putih yang cukup untuk menjaga fungsi dari ginjal. Bagi orang dewasa, kebutuhan air putih antara satu setengah hingga dua liter dalam satu hari.

“Kalau semisal seorang olahragawan atau orang yang banyak bekerja di luar ruangan perlu lebih banyak lagi (air putih, Red). Kebutuhan cairannya lebih banyak kan,” terang Andri.

Terlalu banyak minum air putih kata Andri, tidak berdampak buruk. Selama, tak ada gangguan kesehatan lain yang diderita. Dengan meminum air putih maka bisa meringankan fungsi ginjal. Namun, saat seseorang mengalami dehidrasi, tugas ginjal bisa lebih berat.

Lebih jauh, Andri menuturkan, asupan air bisa dikonsumsi seseorang dengan dibagi menjadi beberapa kali. Dengan begitu, seseorang masih bisa minum air putih secara teratur.

“Jadi bisa dibagi delapan kali dalam sehari. Mulai dari bangun tidur hingga sebelum tidur,” ujar dia.

Menurut Andri, kekurangan air putih bisa menyebabkan gagal ginjal bila terjadi secara ekstrem. Misalnya pada kasus seseorang yang mengalami dehidrasi berat.

“Kurang minum mungkin hanya menyebabkan penurunan fungsi ginjal temporer. Nah, itu yang akan membaik bila kita kembali minum banyak,” ujar dia.

Sementara gejala gagal ginjal tergantung dari derajat gagal ginjalnya. Gejala ringan misalnya adalah mudah merasa lelah. Bila gejala memberat, hal itu bisa disertai mual muntah, sesak napas dan bahkan penurunan kesadaran.

“Untuk penanganannya, tergantung dari penyebab gagal ginjal, perlu diketahui dulu. Jika disebabkan oleh batu ginjal, berarti batu ginjalnya harus dihilangkan. Namun bila kerusakan ginjalnya sudah permanen, mungkin diperlukan cuci darah rutin,” papar Andri. (al/bun/dam)

Menjaga sebelum Terlambat:

  1. Tetap aktif dan sehat

Menjaga ginjal tetap sehat dapat dilakukan dengan aktif berolahraga agar berat badan tetap ideal, tekanan darah menurun dan risiko gagal ginjal kronis berkurang. Berjalan, berlari, bersepeda atau menari sudah termasuk olahraga. Carilah olahraga yang menurut Anda menyenangkan.

  1. Makan makanan yang sehat

Orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas dapat berisiko penyakit ginjal. Hal ini termasuk kencing manis (diabetes) dan penyakit jantung. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga pola makan yang sehat.

  1. Cek dan kontrol gula darah

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa mereka menderita diabetes. Padahal pemeriksaan ini merupakan hal yang penting terutama bagi yang berusia mendekati 40 tahun ke atas. Ada baiknya gula darah dapat diperiksakan secara rutin.

  1. Cek dan kontrol tekanan darah

Tekanan darah tinggi diketahui dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Pada penderita tekanan darah tinggi dengan kondisi lain seperti diabetes, penyakit jantung, atau kolesterol tinggi akan membahayakan tubuh.

  1. Asupan air yang cukup

Mungkin kita sering mendengar kalimat minum air yang banyak ketika kita sakit, tentu hal ini merupakan saran yang baik untuk orang yang sehat maupun yang sakit. Anjuran asupan air adalah meminum 8 gelas air per hari atau kurang lebih 2 liter per hari.

  1. Hindari rokok

Merokok memperlambat aliran darah ke ginjal. Ketika lebih sedikit darah yang mencapai ginjal, maka fungsi ginjal yang normal akan menurun.

  1. Jangan sering minum obat antinyeri

Obat-obatan seperti NSAIDS/obat anti nyeri dapat membahayakan ginjal jika dimakan dalam jangka waktu panjang. Hubungi dokter untuk memastikan dosis obat anti nyeri yang sesuai.

  1. Periksa ginjal jika berisiko tinggi

Jika Anda berisiko tinggi mengalami kerusakan ginjal atau penyakit ginjal, ada baiknya untuk memeriksa fungsi ginjal secara teratur.

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/