alexametrics
31.8 C
Surakarta
Sunday, 25 September 2022

Inilah Posisi Tidur yang Baik untuk Pernapasan, Jangan Tengkurap!

RADARSOLO.ID – Mengatur posisi tidur yang tepat akan membantu Anda tidur lebih nyenyak. Apalagi jika memiliki masalah pernapasan, seperti, batuk, pilek, Infeksi saluran pernapasan akut (Ispa), asma, atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Penderita penyakit ini biasanya sering terbangun sehingga mengalami penurunan kualitas tidur.

Meski telah mengonsumsi obat-obatan, Anda perlu menerapkan beberapa tips posisi tidur yang baik untuk pernapasan. Hal ini mampu meredakan sesak napas, hidung tersumbat, atau batuk saat tidur.

Dilansir dari Alodokter, berikut posisi tidur yang tepat untuk pernapasan:

  1. Telentang dengan posisi kepala lebih tinggi

Berbaring telentang dengan kepala sedikit lebih tinggi dari bagian tubuh lain dipercaya mampu membantu memperlancar pernapasan. Sebab dapat membuka saluran pernapasan. Anda bisa menggunakan dua bantal atau lebih yang ditempatkan di bagian bawah leher dan bahu. Sehingga posisinya lebih tinggi dari bagian tubuh lain.

  1. Telentang dengan bantal di bawah lutut

Tidur telentang dengan kepala ditopang bantal dan lutut ditekuk dengan beberapa bantal di bawahnya. Hal ini mampu meningkatkan sirkulasi udara sekaligus menjaga posisi tubuh stabil sepanjang malam.

  1. Berbaring miring

Posisi tidur dengan berbaring miring juga baik untuk pernapasan. Namun, Anda harus pastikan posisi kepala lebih tinggi dan letakkan bantal di antara kaki. Itu berguna untuk membuat punggung tetap stabil dan lurus sepanjang malam. Bagi penderita asama atau asam lambung sebaiknya berbaring ke kiri. Hal ini dapat mengendalikan gejala yang kerap kambuh saat tidur.

Sebagai catatan, hindari posisi tidur tengkurap dan tanpa bantal karena dapat menyebabkan penghambatan aliran udara ke paru-paru. Hal ini memicu sesak napas saat tidur. (mg4/ria)

 

RADARSOLO.ID – Mengatur posisi tidur yang tepat akan membantu Anda tidur lebih nyenyak. Apalagi jika memiliki masalah pernapasan, seperti, batuk, pilek, Infeksi saluran pernapasan akut (Ispa), asma, atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Penderita penyakit ini biasanya sering terbangun sehingga mengalami penurunan kualitas tidur.

Meski telah mengonsumsi obat-obatan, Anda perlu menerapkan beberapa tips posisi tidur yang baik untuk pernapasan. Hal ini mampu meredakan sesak napas, hidung tersumbat, atau batuk saat tidur.

Dilansir dari Alodokter, berikut posisi tidur yang tepat untuk pernapasan:

  1. Telentang dengan posisi kepala lebih tinggi

Berbaring telentang dengan kepala sedikit lebih tinggi dari bagian tubuh lain dipercaya mampu membantu memperlancar pernapasan. Sebab dapat membuka saluran pernapasan. Anda bisa menggunakan dua bantal atau lebih yang ditempatkan di bagian bawah leher dan bahu. Sehingga posisinya lebih tinggi dari bagian tubuh lain.

  1. Telentang dengan bantal di bawah lutut

Tidur telentang dengan kepala ditopang bantal dan lutut ditekuk dengan beberapa bantal di bawahnya. Hal ini mampu meningkatkan sirkulasi udara sekaligus menjaga posisi tubuh stabil sepanjang malam.

  1. Berbaring miring

Posisi tidur dengan berbaring miring juga baik untuk pernapasan. Namun, Anda harus pastikan posisi kepala lebih tinggi dan letakkan bantal di antara kaki. Itu berguna untuk membuat punggung tetap stabil dan lurus sepanjang malam. Bagi penderita asama atau asam lambung sebaiknya berbaring ke kiri. Hal ini dapat mengendalikan gejala yang kerap kambuh saat tidur.

Sebagai catatan, hindari posisi tidur tengkurap dan tanpa bantal karena dapat menyebabkan penghambatan aliran udara ke paru-paru. Hal ini memicu sesak napas saat tidur. (mg4/ria)

 

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/