alexametrics
26.3 C
Surakarta
Thursday, 9 December 2021

PlayStation Digugat Atas Diskriminasi Gender

RADARSOLO.ID – PlayStation, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang video game harus menghadapi gugatan atas tuduhan yang dilayangkan oleh mantan analisis keamanan, TI Emma Majo.

Gugatan ini berisi tuduhan diskriminasi gender dan mengklaim bahwa Sony menumbuhkan diskriminasi perempuan di lingkungan kerja perusahaan.

Dikutip dari The Verge, TI Emma Majo menuduh bahwa perempuan tidak bisa naik jabatan dan mendapatkan upah yang tidak sama seperti karyawan laki-laki. Meski posisi yang ditempati dan jabatan yang dimiliki setara.

Sebelumnya, Emma sempat menjadi karyawan perempuan di Sony pada rentang waktu 2015-2021. Dia terus mendapat penolakan saat ingin promosi jabatan. Kejadian tidak mengenakkan lain yang dialami oleh Emma adalah posisi jabatannya diturunkan karena mengajukan promosi tersebut.

Emma mengklaim, dia sering mendengar pihak manajer mengatakan bahwa karyawan perempuan tidak profesional dan lebih emosional daripada karyawan laki-laki.

Penyuaraan diskriminasi perempuan terhadap pihak PlayStation ini berujung pemecatan yang dialami oleh Emma.

Pemecatan ini diduga karena penutupan departemen. Namun, Emma kemudian bahwa dia dipecat karena semua yang dia lakukan untuk melawan diskriminasi.

Kurang dari seminggu gugatan tersebut dilayangkan, bos PlayStation Jim Ryan mengirim email kepada seluruh karyawan yang mengkritik tanggapan Activision Blizzard atas dugaan tindakan kasar dan pelecehan yang dilakukan oleh Bobby Kotick selaku CEO PlayStation selama 30 tahun di perusahaan itu. (Antara/mga/ria)

RADARSOLO.ID – PlayStation, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang video game harus menghadapi gugatan atas tuduhan yang dilayangkan oleh mantan analisis keamanan, TI Emma Majo.

Gugatan ini berisi tuduhan diskriminasi gender dan mengklaim bahwa Sony menumbuhkan diskriminasi perempuan di lingkungan kerja perusahaan.

Dikutip dari The Verge, TI Emma Majo menuduh bahwa perempuan tidak bisa naik jabatan dan mendapatkan upah yang tidak sama seperti karyawan laki-laki. Meski posisi yang ditempati dan jabatan yang dimiliki setara.

Sebelumnya, Emma sempat menjadi karyawan perempuan di Sony pada rentang waktu 2015-2021. Dia terus mendapat penolakan saat ingin promosi jabatan. Kejadian tidak mengenakkan lain yang dialami oleh Emma adalah posisi jabatannya diturunkan karena mengajukan promosi tersebut.

Emma mengklaim, dia sering mendengar pihak manajer mengatakan bahwa karyawan perempuan tidak profesional dan lebih emosional daripada karyawan laki-laki.

Penyuaraan diskriminasi perempuan terhadap pihak PlayStation ini berujung pemecatan yang dialami oleh Emma.

Pemecatan ini diduga karena penutupan departemen. Namun, Emma kemudian bahwa dia dipecat karena semua yang dia lakukan untuk melawan diskriminasi.

Kurang dari seminggu gugatan tersebut dilayangkan, bos PlayStation Jim Ryan mengirim email kepada seluruh karyawan yang mengkritik tanggapan Activision Blizzard atas dugaan tindakan kasar dan pelecehan yang dilakukan oleh Bobby Kotick selaku CEO PlayStation selama 30 tahun di perusahaan itu. (Antara/mga/ria)

Populer

Berita Terbaru