alexametrics
26.3 C
Surakarta
Thursday, 9 December 2021

Kurangi Limbah Makanan, Ini Tips Olah Sisa Bahan Pangan Jadi Menu Bernutrisi

RADARSOLO.ID – Sisa makanan yang kemudian menjadi sampah organik menjadi salah satu masalah yang dihadapi banyak negara. Indonesia menjadi salah satu penyumbang terbesar limbah makanan di dunia.

Menurut data The Economist pada 2016, satu orang Indonesia membuang sekitar 300 kg limbah makanan. Limbah tersebut dapat berakhir melalui tiga tahapan yang berbeda.

Pertama, limbah akan dibiarkan menggunung dan perlahan berubah menjadi gas metana (gas rumah kaca) yang memperparah tingkat pemanasan global. Kedua, limbah tersebut akan berakhir mengotori dan menjadi polusi di laut yang membahayakan biota laut. Terakhir, limbah tersebut diolah oleh pemerintah dengan cara memindahkan, membakar, dan menghancurkan limbah makanan.

Padahal sebenarnya, sisa makanan yang masih layak konsumsi dapat diolah menjadi menu lain yang bernutrisi.

Dalam event Kirin #SisaBisa secara Live Instagram baru-baru ini, Corporate Brand Manager Kirin Eka Arli Chandra mengatakan, mengurangi limbah makanan merupakan salah satu  cara untuk menjaga ketahanan pangan. Sehingga diharapkan dapat memberi kesadaran dan pengetahuan kepada masyarakat mengenai upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi limbah makanan.

“Mengurangi limbah makanan bisa dilakukan dengan memanfaatkan makanan sisa di dapur untuk diolah kembali menjadi hidangan baru yang kaya rasa,” kata Eka.

Guru Masak Selebriti di LadyBake Cooking Class Putri Habibie mengolah beberapa sisa bahan makanan di rumah menjadi masakan yang bernutrisi.

“Jadi kita mengingatkan masyarakat bahwa makanan yang tersisa dari dapur masing-masing tidak perlu terbuang sia-sia dan berakhir menjadi limbah makanan. Melainkan, makanan tersebut dapat diolah kembali menjadi hidangan baru,” kata Putri.

Berikut cara mengolah bahan makanan tersisa:

  • Egg White Muffin

Muffin diolah dari sisa putih telur yang tersisa dan tak dimakan. Lalu bisa dicampur dengan berbagai sayuran yang tersisa di kulkas, seperti wortel atau daun bawang. Ditambah lagi dengan sosis atau keju. Tentu akan disukai anak-anak.

  • Smoothie

Menu ini diolah dari buah-buahan yang terlalu matang. Misalnya pisang, buah naga, pepaya diblender menjadi satu seperti smoothie. Kemudian dituang ke dalam wadah dan dihiasi dengan topping seperti granolla dan blueberry. (mgd/ria)

RADARSOLO.ID – Sisa makanan yang kemudian menjadi sampah organik menjadi salah satu masalah yang dihadapi banyak negara. Indonesia menjadi salah satu penyumbang terbesar limbah makanan di dunia.

Menurut data The Economist pada 2016, satu orang Indonesia membuang sekitar 300 kg limbah makanan. Limbah tersebut dapat berakhir melalui tiga tahapan yang berbeda.

Pertama, limbah akan dibiarkan menggunung dan perlahan berubah menjadi gas metana (gas rumah kaca) yang memperparah tingkat pemanasan global. Kedua, limbah tersebut akan berakhir mengotori dan menjadi polusi di laut yang membahayakan biota laut. Terakhir, limbah tersebut diolah oleh pemerintah dengan cara memindahkan, membakar, dan menghancurkan limbah makanan.

Padahal sebenarnya, sisa makanan yang masih layak konsumsi dapat diolah menjadi menu lain yang bernutrisi.

Dalam event Kirin #SisaBisa secara Live Instagram baru-baru ini, Corporate Brand Manager Kirin Eka Arli Chandra mengatakan, mengurangi limbah makanan merupakan salah satu  cara untuk menjaga ketahanan pangan. Sehingga diharapkan dapat memberi kesadaran dan pengetahuan kepada masyarakat mengenai upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi limbah makanan.

“Mengurangi limbah makanan bisa dilakukan dengan memanfaatkan makanan sisa di dapur untuk diolah kembali menjadi hidangan baru yang kaya rasa,” kata Eka.

Guru Masak Selebriti di LadyBake Cooking Class Putri Habibie mengolah beberapa sisa bahan makanan di rumah menjadi masakan yang bernutrisi.

“Jadi kita mengingatkan masyarakat bahwa makanan yang tersisa dari dapur masing-masing tidak perlu terbuang sia-sia dan berakhir menjadi limbah makanan. Melainkan, makanan tersebut dapat diolah kembali menjadi hidangan baru,” kata Putri.

Berikut cara mengolah bahan makanan tersisa:

  • Egg White Muffin

Muffin diolah dari sisa putih telur yang tersisa dan tak dimakan. Lalu bisa dicampur dengan berbagai sayuran yang tersisa di kulkas, seperti wortel atau daun bawang. Ditambah lagi dengan sosis atau keju. Tentu akan disukai anak-anak.

  • Smoothie

Menu ini diolah dari buah-buahan yang terlalu matang. Misalnya pisang, buah naga, pepaya diblender menjadi satu seperti smoothie. Kemudian dituang ke dalam wadah dan dihiasi dengan topping seperti granolla dan blueberry. (mgd/ria)

Populer

Berita Terbaru