23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

Eksotisme Kadal Duri dari Papua: Sisi Mirip Buaya, Paling Suka Ngerong

RADARSOLO.ID – Di tanah Papua ada reptil yang oleh warga setempat disebut kadal duri. Sisiknya mirip buaya. Tapi ukurannya jauh lebih kecil. Ciri khasnya, lingkar luar matanya berwarna kemerahan dan kepalanya berbentuk segitia.

Satwa eksotis ini memiliki nama latin Red Eye Crocodile Skink. Bos Fabel Pet Galery Yohana Fransiska mengatakan, kadal duri cukup diminati pecinta reptil. “Ukuran dewasanya sekitar 15 sentimeter. Sisik kulitnya berduri seperti buaya,” ujarnya.

Kadal duri memiliki habitat asli di hutan hujan tropis dengan curah hujan tinggi dan iklim relatif lembab. Mudah ditemukan di daerah dekat aliran sungai, danau, hingga sekitar pantai yang dekat perairan.

Hidupnya dihabiskan di daratan. Meski dilengkapi cakar, kadal duri ini enggan berlama-lama di ranting pohon. “Biasanya memangsa serangga, ulat, cacing tanah yang ukurannya kecil. Jadi cakarnya lebih dipakai untuk menggali tanah, bukan memanjat pohon tinggi,” urai Yohana.

Karena itu, memelihara kadal duri cenderung lebih mudah dibandingkan kadal jenis lain yang berukuran besar. “Ukuran kandang tidak begitu memakan tempat. Saya pakai akuarium ukuran 60x40x30 sentimeter. Dibuat seperti paludarium yang mengabungkan ekosistem buatan, yakni dalam air dan darat yang dipenuhi tumbuh-tumbuhan rimbun,” jelas dia.

Yohana melengkapi kandang kadal duri dengan kolam air untuk minum maupun berendam. Lalu alas berupa cocopeat merupakan pengganti tanah untuk digali sebagai liang persembunyian. “Jadi semacam ngerong,” katanya.

Kadal duri tidak perlu dijemur langsung di bawah sinar matahari seperti reptil lainnya. Pemberian pakan juga tidak terlalu sering karena kerja pencernaanya lambat.

Untuk harga, satu ekor kadal duri dibanderol Rp 200 ribu-Rp 500 ribu tergantung kualitas dan umur si kadal. “Walau variannya belum banyak seperto kadal lain, tapi peminatnya cukup banyak. Bahkan ada juga kontesnya. Kelas terbuka (bercampur dengan kadal lain yang belum memiliki kelas khusus),” pungkasnya. (ves/wa)

RADARSOLO.ID – Di tanah Papua ada reptil yang oleh warga setempat disebut kadal duri. Sisiknya mirip buaya. Tapi ukurannya jauh lebih kecil. Ciri khasnya, lingkar luar matanya berwarna kemerahan dan kepalanya berbentuk segitia.

Satwa eksotis ini memiliki nama latin Red Eye Crocodile Skink. Bos Fabel Pet Galery Yohana Fransiska mengatakan, kadal duri cukup diminati pecinta reptil. “Ukuran dewasanya sekitar 15 sentimeter. Sisik kulitnya berduri seperti buaya,” ujarnya.

Kadal duri memiliki habitat asli di hutan hujan tropis dengan curah hujan tinggi dan iklim relatif lembab. Mudah ditemukan di daerah dekat aliran sungai, danau, hingga sekitar pantai yang dekat perairan.

Hidupnya dihabiskan di daratan. Meski dilengkapi cakar, kadal duri ini enggan berlama-lama di ranting pohon. “Biasanya memangsa serangga, ulat, cacing tanah yang ukurannya kecil. Jadi cakarnya lebih dipakai untuk menggali tanah, bukan memanjat pohon tinggi,” urai Yohana.

Karena itu, memelihara kadal duri cenderung lebih mudah dibandingkan kadal jenis lain yang berukuran besar. “Ukuran kandang tidak begitu memakan tempat. Saya pakai akuarium ukuran 60x40x30 sentimeter. Dibuat seperti paludarium yang mengabungkan ekosistem buatan, yakni dalam air dan darat yang dipenuhi tumbuh-tumbuhan rimbun,” jelas dia.

Yohana melengkapi kandang kadal duri dengan kolam air untuk minum maupun berendam. Lalu alas berupa cocopeat merupakan pengganti tanah untuk digali sebagai liang persembunyian. “Jadi semacam ngerong,” katanya.

Kadal duri tidak perlu dijemur langsung di bawah sinar matahari seperti reptil lainnya. Pemberian pakan juga tidak terlalu sering karena kerja pencernaanya lambat.

Untuk harga, satu ekor kadal duri dibanderol Rp 200 ribu-Rp 500 ribu tergantung kualitas dan umur si kadal. “Walau variannya belum banyak seperto kadal lain, tapi peminatnya cukup banyak. Bahkan ada juga kontesnya. Kelas terbuka (bercampur dengan kadal lain yang belum memiliki kelas khusus),” pungkasnya. (ves/wa)

Populer

Berita Terbaru

spot_img