alexametrics
23.4 C
Surakarta
Friday, 8 July 2022

Tanaman Alokasia, Tak Punya Musuh Hama

RADARSOLO.ID – Tanaman berdaun dari keluarga Alokasia bisa jadi pilihan untuk menambah koleksi di kebun. Ada Alokasia Black Velvet dan Alokasia Amazonia. Keduanya sama-sama mudah dirawat.

Dari satu keluarga yang sama, Alokasia Black Velvet dan Alokasia Amazonia ibarat saudara tiri. Sebab Alokasia Black Velvet termasuk tanaman yang pricey alias mahal. Untuk mendapatkannya butuh merogoh kocek dalam. Sedangkan Alokasia Amazonia lebih murah. Meski demikian, keduanya punya daun yang cantik.

”Alokasia Black Velvet yang aku punya ini harganya Rp 250 ribu. Sedangkan Alokasia Amazonia ini cuman Rp 80 ribu. Kelihatan kan selisih harganya?” ungkap pecinta tanaman asal Kota Bengawan, Michella Agatha kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (21/5).

Alokasia punya banyak macam daun. Ada yang warnanya terang, ada yang gelap. Alokasia Black Velvet ini warnanya gelap. Teksturnya velvet bludru. Lala, sapaan akrabnya, menyebut tanaman dari keluarga Alokasia termasuk mudah dirawat. Baik yang mahal, maupun yang murah. Yang membedakan keduanya hanya cara pengembangbiakannya.

”Perawatannya sama saja. Karena tanaman ini awal tumbuh dan hidup di hutan, maka perlu media tanam yang lembab. Terkena sinar matahari pun tidak masalah,” imbuhnya.

Alokasia adalah tipikal tanaman yang berumbi. Artinya, bisa dikembangbiakkan dari umbinya. Jadi saat Alokasia sudah mulai banyak muncul tunas baru dari umbi, umbinya dipotong dan dipindah ke pot lain. Semua Alokasia seperti itu cara pengembangbiakannya.

”Tanaman ini juga doyan air. Wajib disiram terus. Jangan sampai kekurangan air. Kalau kering, daunnya menguning lalu gugur. Alokasia kan tanamannya cuman daun aja. Tidak ada bunganya. Kalau kurang asupan air atau nutrisi, maka yang bermasalah daunnya,” jelasnya.

Problem utama tanaman Alokasia adalah jangan sampai kekurangan air. Tidak ada hama yang menyerang tanaman ini. Bahkan siput tanpa cangkang yang bisa memakan daun pun tidak ada.

”Tanaman ini cuma bermasalah kalau kena panas, tapi airnya kurang. Itu bisa bikin daun kering. Solusinya ya rajin disiram,” tandasnya. (aya/adi/dam)

RADARSOLO.ID – Tanaman berdaun dari keluarga Alokasia bisa jadi pilihan untuk menambah koleksi di kebun. Ada Alokasia Black Velvet dan Alokasia Amazonia. Keduanya sama-sama mudah dirawat.

Dari satu keluarga yang sama, Alokasia Black Velvet dan Alokasia Amazonia ibarat saudara tiri. Sebab Alokasia Black Velvet termasuk tanaman yang pricey alias mahal. Untuk mendapatkannya butuh merogoh kocek dalam. Sedangkan Alokasia Amazonia lebih murah. Meski demikian, keduanya punya daun yang cantik.

”Alokasia Black Velvet yang aku punya ini harganya Rp 250 ribu. Sedangkan Alokasia Amazonia ini cuman Rp 80 ribu. Kelihatan kan selisih harganya?” ungkap pecinta tanaman asal Kota Bengawan, Michella Agatha kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (21/5).

Alokasia punya banyak macam daun. Ada yang warnanya terang, ada yang gelap. Alokasia Black Velvet ini warnanya gelap. Teksturnya velvet bludru. Lala, sapaan akrabnya, menyebut tanaman dari keluarga Alokasia termasuk mudah dirawat. Baik yang mahal, maupun yang murah. Yang membedakan keduanya hanya cara pengembangbiakannya.

”Perawatannya sama saja. Karena tanaman ini awal tumbuh dan hidup di hutan, maka perlu media tanam yang lembab. Terkena sinar matahari pun tidak masalah,” imbuhnya.

Alokasia adalah tipikal tanaman yang berumbi. Artinya, bisa dikembangbiakkan dari umbinya. Jadi saat Alokasia sudah mulai banyak muncul tunas baru dari umbi, umbinya dipotong dan dipindah ke pot lain. Semua Alokasia seperti itu cara pengembangbiakannya.

”Tanaman ini juga doyan air. Wajib disiram terus. Jangan sampai kekurangan air. Kalau kering, daunnya menguning lalu gugur. Alokasia kan tanamannya cuman daun aja. Tidak ada bunganya. Kalau kurang asupan air atau nutrisi, maka yang bermasalah daunnya,” jelasnya.

Problem utama tanaman Alokasia adalah jangan sampai kekurangan air. Tidak ada hama yang menyerang tanaman ini. Bahkan siput tanpa cangkang yang bisa memakan daun pun tidak ada.

”Tanaman ini cuma bermasalah kalau kena panas, tapi airnya kurang. Itu bisa bikin daun kering. Solusinya ya rajin disiram,” tandasnya. (aya/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/