Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Sansevieria, si Lidah Mertua yang Serap Polutan

Damianus Bram • Minggu, 18 Desember 2022 | 18:06 WIB
PUNYA B ANYAK JENIS: Salah satu Lidah Mertua (Sansevieria) yang popular di kalangan pecinta tanaman. (SEPTINA FADYA/RADAR SOLO)
PUNYA B ANYAK JENIS: Salah satu Lidah Mertua (Sansevieria) yang popular di kalangan pecinta tanaman. (SEPTINA FADYA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Tanaman ini nampak berbahaya dengan daunnya yang runcing. Namun termasuk dalam golongan tanaman hias yang punya banyak penggemarnya. Namanya, Sansevieria atau Lidah Mertua. Keunikannya bisa menyerap polutan.

Sansevieria adalah tanaman jenis sukulen. Asalnya dari Afrika. Meskipun tekstur daunnya tebal dan keras tidak seperti daun pada tanaman hias pada umumnya, namun tanaman ini tetap bekerja mengeluarkan oksigen di malam hari. Sekaligus mampu menyerap udara kotor.

”Tanaman ini cukup mudah dirawat. Terpenting harus terkena sinar matahari, mendapatkan angin, dan perairan yang cukup. Media tanamnya, wajib poros. Agar mudah mengalirkan air,” ujar pecinta sansevieria Ryan kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (17/12).

Kendati harus mendapat sinar matahari yang cukup, namun Ryan mengingatkan jangan letakkan sansevieria di lokasi yang langsung terpapar sinar matahari. Agar warna daunnya cerah, sansevieria justru dilarang terkena sinar matahari secara langsung. Tapi juga jangan terlalu teduh.

”Jadi baiknya dilindungi plastik UV. Itu trik supaya warnanya menor,” sambungnya.

Trik lainnya, repotting dilakukan saat akar tanaman sudah nampak penuh. Ditambah lagi, perhatikan juga kondisi tanaman agar terhindar dari serangan hama dan jamur. Sehingga, penyemprotan insektisida dan fungisida jadi kegiatan rutin yang tidak boleh kelupaan.

”Hama yang sering muncul di sansevieria ada kutu putih, cacing, jamur, dan serangga. Solusinya, rajin disemprot insektisida dan fungisida saja,” imbuhnya.

Meskipun perawatannya tergolong mudah, Ryan mengingatkan para pemula untuk belajar merawat sansevieria yang harganya terjangkau lebih dulu. Sebab tanaman ini rawan busuk jika treatment-nya kurang benar. Menghindari kerugian, Ryan menyebut pemula harus belajar merawat tanaman ini mulai dari yang ukurannya kecil.

”Banyak kok sansevieria yang murah. Banyak juga dijual di Solo. Kecuali jenis-jenis yang masih langka, biasanya hanya dapat ditemui di kebun para kolektor. Karena barang yang masih langka harganya bisa puluhan juta. Bahkan bisa ratusan juta,” ujarnya.

Ryan menambahkan sansevieria punya banyak jenis. Sampai ribuan jenis termasuk hasil persilangan alias hybrid. ”Dan sekarang sudah banyak berkembang hybrid di Indonesia yang bagus-bagus. Untuk perawatannya semua jenis sama saja,” tandasnya. (aya/adi) Editor : Damianus Bram
#sansevieria #Lidah Mertua #Tanaman Lidah Mertua