Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Butuh Proses Jinakkan Cendet Tangkapan Alam: Beri Pakan Langsung dari Tangan

Damianus Bram • Minggu, 5 Maret 2023 | 20:00 WIB
PENUH PERHATIAN: Rinto merawat burung cendet kesayangannya dengan rutin memandikan dan menjemur. Kebersihan kandang tak pernah terlewat. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
PENUH PERHATIAN: Rinto merawat burung cendet kesayangannya dengan rutin memandikan dan menjemur. Kebersihan kandang tak pernah terlewat. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Pesona burung yang habitatnya tersebar luas di tanah air ini tidak pernah meredup. Selain mampu, menirukan kicauan burung lainnya, cendet atau ada pula yang menyebut pentet, memiliki daya tarik dari keagresifannya sebagai predator.

Mayoritas cendet yang dipelihara penghobi merupakan hasil tangkapan alam. Sebab itu, butuh kesabaran dalam menjinakkannya.

"Memang butuh proses. Setelah jinak, cendet baru dilatih lagunya (kicauan, Red). Dibiasakan dengan benda asing biar nggak kagetan," terang Fransiskus Arinta Julianto, penyuka burung kicau.

Menurut warga Cemani Baru RT 03 RW 05, Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo itu, cendet doyan mengonsumsi beragam pakan. Mulai dari sayur, buah, dan yang paling lahap adalah serangga hidup mauput ulat.

Untuk melatih kedekatan dengan pemiliknya, saat memberikan pakan, bisa langsung menggunakan tangan. Tentu saja dari luar sangkar, karena burung ini cukup agresif.

"Jadi disuapi langsung seperti ini membuat burung terbiasa sama orang. Jadi tidak mudah takut atau stres," hemat dia.

Burung ini juga butuh dimandikan secara rutin dengan cara disemprot. Menurut Rinto, sapaan akrab Fransiskus Arinta Julianto, jam memandikan cendet memiliki manfaatnya masing-masing, yakni untuk cendet yang kondisinya kurang fit, bisa dimandikan pagi hari. Bagi cendet yang over birahi, bisa dimandikan pada sore hari.

Dengan perawatan yang baik, cendet mampu berkicau dengan banyak variasi. (ves/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Cendet Tangkapan Alam #Burung Cendet #Burung Kicau