Ikan dari Benua Afrika ini cukup banyak dibudidayakan di tanah air. Harganya pun cukup terjangkau sehingga cocok dipelihara bagi penghobi pemula.
“Harnya puluhan ribu rupiah saja. Kalau ada yang ratusan ribu rupiah, itu yang ukuran besar,” ujar Laurensius Candra, penyuka palmas albino.
Untuk mendapatkan palmas albino tidaklah sulit. Sudah banyak tersebar di toko maupun pasar ikan hias di berbagai kota. Sebagai pemula, Candra memilih palmas albino (varian albino dari palmas senegalus, Red).
Selain harganya terjangkau, ikan dengan nama latin polyterus senegalus tersebut lebih mudah dipelihara dibandingkan jenis palmas lainnya. Karakternya yang kalem membuat pemula gampang merawatnya.
"Ikannya pasif, jadi pakannya lebih baik yang tidak bergerak. Misalnya ikan mati, ulat, atau lainnya. Tapi kadang juga bisa menyerang ikan hidup yang lebih kecil kalau disatukan dalam akuarium. Namanya juga ikan predator,” terang dia.
Apa yang menarik dari palmas albino? Siswa SMA swasta di kawasan Manahan, Kota Solo itu mengaku senang dengan bentuk fisiknya. Memiliki sisik seperti ular dengan sirip menjulang pada bagian punggung hingga pangkal ekor. "Bisa dibilang seperti naga. Apalagi yang albino. Persis seperti naga air," ucapnya.
Memelihara ikan palmas tak perlu dilengkapi dengan filter maupuan aerator asal rutin mengganti air. Ikan ini juga relatif kebal dengan perubahan cuaca yang memengaruhi suhu air.
"Intinya nggak gampang mati. Lebih mudah memelihara palmas dibandingkan ikan channa," kata Candra. (ves/wa/dam) Editor : Damianus Bram