Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Libur Panjang Nataru, Polres Karanganyar Siapkan Pengamanan Objek Wisata

Rudi Hartono RS
Penulis: Rudi Hartono RS❯
Rakor kesiapan Operasi Lilin Candi 2025 di Mapolres Karanganyar, Sabtu (29/11/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Rakor kesiapan Operasi Lilin Candi 2025 di Mapolres Karanganyar, Sabtu (29/11/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Destinasi wisata utama di Kabupaten Karanganyar menjadi fokus pengamanan Polres Karanganyar di Operasi Lilin Candi perayaan Natal dan tahun baru (Nataru). Hal itu mengingat terjadi peningkatan pengunjung setiap libur panjang tersebut.


Advertisement

Wakapolres Karanganyar Kompol menegaskan, fokus pengamanan tahun ini diarahkan pada lokasi-lokasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan.

”Operasi Lilin bukan sekadar agenda keamanan rutin, tetapi operasi kemanusiaan. Kami ingin masyarakat dapat berlibur dengan aman, nyaman, dan tertib. Karena itu, kita harus memastikan setiap lokasi wisata siap menghadapi peningkatan kunjungan,” ujarnya saat rakor, akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, kawasan Tawangmangu kembali menjadi pusat perhatian karena selalu menjadi magnet wisata saat liburan. Polres menyiapkan rekayasa arus di jalur Cemoro Kandang, Grojogan Sewu, hingga jalur alternatif ke Magetan.

Advertisement

Penataan parkir juga diperketat bekerja sama dengan para pelaku usaha dan pengelola wisata agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di bahu jalan.

Satlantas akan memasang rambu tambahan di titik rawan macet dan menyiagakan personel untuk mengatur arus kendaraan yang keluar-masuk kawasan wisata. Karangpandan sebagai simpul arus menuju berbagai objek wisata turut menjadi fokus pengamanan.

Penataan parkir di pasar dan area kuliner akan dilakukan untuk mencegah kemacetan, terutama pada malam pergantian tahun. Personel disiagakan di simpul pertemuan arus kendaraan dari arah Matesih, Tawangmangu, serta Karanganyar kota.

Advertisement

Di wilayah Kebakkramat, peningkatan pengunjung diprediksi terjadi di pusat kuliner dan area wisata keluarga. Polres menyiapkan pengaturan arus di sekitar kawasan yang kerap menjadi tujuan warga perantau yang pulang kampung. Pelaku usaha juga diminta menata area parkir agar tidak melebar ke badan jalan.

Sejumlah destinasi lain seperti Ngargoyoso, Kemuning, dan kebun teh juga menjadi bagian dari pantauan operasi lilin. Peningkatan wisatawan di jalur menanjak dan sempit menjadi perhatian, sehingga petugas akan melakukan survei jalur dan penempatan rambu portable di titik rawan.

Sementara itu, sejumlah pelaku usaha wisata menyampaikan kesiapan mereka untuk mendukung kelancaran pengamanan. Penataan UMKM agar tidak mengganggu jalur pejalan kaki maupun kendaraan turut menjadi pembahasan penting, terutama di kawasan Tawangmangu dan Kemuning.

”Sudah kami persiapkan dalam beberapa waktu kemarin. Sejumlah pedagang sudah kami koordinasikan untuk bisa menjaga kondusivitas, baik arus lalu lintas maupun kondisi lingkungan sekitar,” ujar Sularno, pengelola wisata BUMDes Berjo.

Seluruh peserta rakor sepakat bahwa keberhasilan Operasi Lilin 2025 sangat bergantung pada sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha. (rud/adi)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Antisipasi Karhutla Gunung Lawu, Pemkab Karanganyar Usulkan Pembangunan Embung di Tiga Kecamatan

Antisipasi Karhutla Gunung Lawu, Pemkab Karanganyar Usulkan Pembangunan Embung di Tiga Kecamatan

Pemkab Karanganyar mengusulkan pembangunan embung di kawasan Gunung Lawu untuk mengatisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Karhutla Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Posko di Karanganyar Tak Dibubarkan Dulu

Karhutla Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Posko di Karanganyar Tak Dibubarkan Dulu

Karhutla Gunung Lawu tersisa satu titik api. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta posko tidak dibubarkan lebih cepat.

Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Turun ke Permukiman Mangsa Ternak Warga di Karanganyar

Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Turun ke Permukiman Mangsa Ternak Warga di Karanganyar

Hewan buas dari Gunung Lawu diduga turun ke permukiman setelah terjadi kebakaran. Hewan tersebut juga menyerang ternak warga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer