Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diskominfo Karanganyar Kerahkan Drone Bantu Pencarian Pendaki Bukit Mongkrang Tawangmangu yang Hilang

Rudi Hartono RS
Penulis: Rudi Hartono RS❯
Tim SAR gabungan koordinasi melakukan pencarian pendaki Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar yang hilang sejak Minggu (18/1/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Tim SAR gabungan koordinasi melakukan pencarian pendaki Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Karanganyar yang hilang sejak Minggu (18/1/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Upaya pencarian pendaki asal Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar yakni Yasid Ahmad Firdaus, 26, yang hilang di Bukit Mongkrang sejak Minggu (18/1/2026) belum membuahkan hasil.


Advertisement

Untuk itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar ikut mengerahkan drone untuk membantu tim SAR melakukan penarian.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Hendro Prayitno menyampaikan, penggunaan drone menjadi bagian dari strategi lanjutan pencarian yang akan dimulai Selasa (20/1/2026) pagi mulai pukul 07.00 WIB.

”Besok pagi kami akan menambah metode pencarian dengan dukungan drone dari Diskominfo Karanganyar. Pemantauan dari udara diharapkan mampu menjangkau jalur-jalur terjal, lembah, dan alur sungai yang berisiko tinggi bagi rescuer,” kata Hendro saat dihubungi, Senin (19/1/2026) sore.

Advertisement

Dia menjelaskan, drone tersebut akan difokuskan untuk memantau jalur Pos Bayangan hingga Nguncup, termasuk alur sungai menuju wilayah Mranten serta punggungan Pos 3 Gunung Mongkrang.

Area tersebut selama ini dinilai memiliki medan curam dan vegetasi lebat, sehingga pengamatan visual dari darat sangat terbatas.

Selain memperluas jangkauan pencarian, keterlibatan diskominfo juga mencakup dukungan teknologi informasi.

Advertisement

Tim diskominfo akan membantu pelacakan data komunikasi korban, termasuk sinyal ponsel, nomor IMEI, serta data dari perangkat jam tangan pintar yang digunakan korban.

Menurut Hendro, sinergi antara tim SAR lapangan dan teknologi digital menjadi langkah penting untuk mempercepat proses pencarian.

”Pemanfaatan drone dan data komunikasi menjadi ikhtiar maksimal kami agar pencarian lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dengan dukungan teknologi tersebut, BPBD Karanganyar berharap proses pencarian dapat segera menemukan titik terang, sekaligus meminimalkan risiko bagi para rescuer yang bekerja di medan ekstrem. (rud/adi)

Advertisement

Artikel Terkait

Antisipasi Karhutla Gunung Lawu, Pemkab Karanganyar Usulkan Pembangunan Embung di Tiga Kecamatan

Antisipasi Karhutla Gunung Lawu, Pemkab Karanganyar Usulkan Pembangunan Embung di Tiga Kecamatan

Pemkab Karanganyar mengusulkan pembangunan embung di kawasan Gunung Lawu untuk mengatisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Karhutla Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Posko di Karanganyar Tak Dibubarkan Dulu

Karhutla Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Posko di Karanganyar Tak Dibubarkan Dulu

Karhutla Gunung Lawu tersisa satu titik api. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta posko tidak dibubarkan lebih cepat.

Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Turun ke Permukiman Mangsa Ternak Warga di Karanganyar

Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Turun ke Permukiman Mangsa Ternak Warga di Karanganyar

Hewan buas dari Gunung Lawu diduga turun ke permukiman setelah terjadi kebakaran. Hewan tersebut juga menyerang ternak warga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer