Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TMMD Sengkuyung 2026 Karanganyar Digelar di Desa Kedungjeruk, Ini Sasarannya

Rudi Hartono RS
Penulis: Rudi Hartono RS❯
Rakor Pemkab Karanganyar dengan kodim persiapan TMMD di Desa Kedungjeruk, Mojogedang, Selasa (3/2/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Rakor Pemkab Karanganyar dengan kodim persiapan TMMD di Desa Kedungjeruk, Mojogedang, Selasa (3/2/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar mulai mematangkan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Kedungjeruk, Kecamatan Mojogedang.


Advertisement

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Podang I Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Selasa (3/2/2026).

Rapat dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Forkopimcam Mojogedang, perangkat desa, serta perwakilan Kodim 0727/Karanganyar.

Pasiter Kodim 0727 Karanganyar Kapten Inf. Diswantu menyampaikan, program TMMD selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat Karanganyar.

Advertisement

Kuatnya budaya gotong royong dinilai menjadi modal utama keberhasilan pelaksanaan TMMD di Desa Kedung Jeruk.

TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 dijadwalkan digelar mulai Selasa (10/2/2026) hingga (11/3/2026) mendatang.

Program tersebut mencakup kegiatan fisik dan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Advertisement

Untuk sasaran fisik, TMMD akan difokuskan pada pengecoran jalan, pembangunan talud jalan, serta rehabilitasi rumah warga.

Di antaranya rumah milik Mujiyem dan warga lainnya di wilayah Kedung Jeruk. Sementara sasaran nonfisik meliputi penyuluhan, sosialisasi, pelayanan, pelatihan, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Sekda Karanganyar Kurniadi Maulato menegaskan, TMMD tidak boleh dipandang sebagai kegiatan rutin semata.

Menurutnya, program tersebut harus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

”TMMD ini harus benar-benar dikawal bersama. Jangan hanya menjadi formalitas, tetapi harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menyebutkan, TMMD menjadi salah satu instrumen percepatan pembangunan desa yang selaras dengan upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Karanganyar.

Pada 2025, IPM Karanganyar tercatat sebesar 78,67, ditinjau dari aspek kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

”Dengan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, mari kita sukseskan TMMD di Desa Kedung Jeruk agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar Sundoro Budhi Karyanto menjelaskan, rangkaian kegiatan TMMD mulai dari upacara pembukaan hingga pelaksanaan kegiatan fisik dan nonfisik selama program berlangsung.

Melalui TMMD Sengkuyung Tahap I 2026, Pemkab Karanganyar berharap pembangunan infrastruktur desa dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan guna meningkatkan kesejahteraan warga. (rud/adi)

Advertisement

Artikel Terkait

Hendak Balap Liar, Lima Remaja Luar Kota Terjaring Tim Sparta Polresta Solo

Hendak Balap Liar, Lima Remaja Luar Kota Terjaring Tim Sparta Polresta Solo

Polresta Solo mengamankan lima remaja yang diduga hendak melakukan balap liar, Jumat (6/11/2026) malam. Mereka dari luar kota.

Dikirab Naik Kereta Kencana Glass Landauer, Gusti Sura dan Adimas Disambut Antusias Warga

Dikirab Naik Kereta Kencana Glass Landauer, Gusti Sura dan Adimas Disambut Antusias Warga

Kirab pengantin dalam rangka hajad dalem Dhaup Ageng Pura Mangkunegaran G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian, Sabtu (7/11/2026) sore berlangsung meriah.

Kejari Karanganyar Setorkan Uang Pengganti Kasus Korupsi Masjid Agung Madaniyah Rp 5,6 Miliar ke Kas Negara

Kejari Karanganyar Setorkan Uang Pengganti Kasus Korupsi Masjid Agung Madaniyah Rp 5,6 Miliar ke Kas Negara

Kejari Karanganyar kembalikan uang pengganti kasus korupsi Masjid Agung Madaniyah yang sudah inkrah ke kas negara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer