Tekan Kebocoran PAD, DPRD Karanganyar Usulkan Sistem Parkir Real Time


RADARSOLO.COM – DPRD Karanganyar memberi perhatian serius terhadap polemik kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.
Menurut Ketua Komisi B Latri Listyowati, perlu langkah revolusioner untuk menutup celah kebocoran yang selama ini muncul dalam sistem lelang pengelolaan parkir oleh pihak ketiga.
Menurut Latri, penerapan teknologi digital atau e-parking sudah menjadi kebutuhan mendesak demi menciptakan transparansi pengelolaan parkir daerah.
Meski demikian, modernisasi sistem diminta tidak mengorbankan para juru parkir (jukir) lokal yang selama ini menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.
”Digitalisasi adalah keharusan untuk mengamankan PAD, tapi aspek kemanusiaan bagi para jukir tidak boleh diabaikan. Mereka harus menjadi bagian dari solusi, bukan korban dari sistem,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Latri menilai masih ada sejumlah titik rawan dalam tata kelola parkir yang perlu segera dibenahi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Karanganyar.
Salah satunya melalui audit potensi parkir secara independen dan berkala agar target setoran dalam proses lelang sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Ia juga menekankan pentingnya integrasi sistem transaksi parkir secara host-to-host dengan server pemerintah daerah agar pengawasan dapat dilakukan secara real time dan meminimalkan kebocoran pendapatan.



