DPRD Karanganyar Keluarkan Rekomendasi Polemik Pengembangan Wisata di Desa Berjo


RADARSOLO.COM – Polemik pengembangan wisata di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, yang sempat memicu penolakan warga mendapat perhatian serius dari DPRD Karanganyar.
Komisi A turun langsung ke lokasi untuk memastikan persoalan yang muncul segera ditangani dan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Ketua Komisi A DPRD Karanganyar Tony Hatmoko menjelaskan, pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti pengelola proyek.
Salah satu poin utama adalah penghentian sementara aktivitas di area aliran sungai di bagian atas proyek.
Komisi A menemukan adanya aktivitas pembendungan sungai yang masih memerlukan persetujuan dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) .
”Kami sudah berkoordinasi dengan DPMPTSP dan pihak pengelola juga telah dipanggil. Namun sebelum seluruh izin selesai dan jelas, aktivitas yang berkaitan dengan aliran sungai harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan BBWS Bengawan Solo,” tegas Tony.
Selain persoalan perizinan, Komisi A juga menyoroti dampak lingkungan yang mulai dirasakan warga di wilayah hilir, terutama kawasan Jenawi.
Baca Juga: Polres Sragen Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Siswa SD di Jenar, Diketahui dari Jejak Kaki
Aktivitas proyek pada akhir pekan disebut menyebabkan aliran air menjadi keruh sehingga mengganggu kebutuhan masyarakat.



