10 Air Terjun di Karanganyar yang Wajib Dikunjungi, dari Ikonik hingga Hidden Gem

RADARSOLO.COM - Karanganyar dikenal sebagai salah satu daerah di lereng Gunung Lawu yang memiliki kekayaan wisata alam. Selain udara sejuk dan panorama pegunungan, kabupaten ini juga menyimpan banyak air terjun dengan karakter yang berbeda-beda. Ada yang telah menjadi ikon wisata sejak puluhan tahun lalu, ada pula yang masih tersembunyi dan belum banyak diketahui wisatawan.
Berikut sepuluh rekomendasi air terjun di Karanganyar yang bisa menjadi destinasi saat liburan.
1. Grojogan Sewu
Jika berbicara tentang wisata alam Karanganyar, nama Grojogan Sewu tentu menjadi yang paling dikenal. Air terjun yang berada di Tawangmangu ini memiliki dua jalur masuk. Pengunjung yang memilih Loket 1 harus menuruni lebih dari seribu anak tangga, sedangkan Loket 2 menawarkan akses yang lebih landai sehingga lebih nyaman untuk keluarga maupun lansia.
Meski sempat menjadi destinasi favorit wisatawan, jumlah pengunjung Grojogan Sewu belakangan ini mulai menurun. Hal tersebut terlihat dari banyaknya kios di sekitar kawasan wisata yang sudah tidak lagi beroperasi.
Untuk menikmati keindahan air terjun ini, pengunjung cukup membayar tiket masuk sekitar Rp27.000. Grojogan Sewu buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
2. Air Terjun Jumog
Berada di Kecamatan Ngargoyoso, Air Terjun Jumog menjadi salah satu destinasi yang hingga kini masih ramai dikunjungi. Selain menikmati air terjun, pengunjung juga dapat bermain di kolam renang, bersantai di gazebo, maupun menikmati kuliner yang tersedia di sekitar lokasi.
Akses menuju Air Terjun Jumog tergolong mudah sehingga cocok untuk wisata keluarga. Harga tiket masuknya sekitar Rp25.000.
3. Air Terjun Tlorong
Bagi pencinta wisata alam yang menyukai suasana tenang, Air Terjun Tlorong bisa menjadi pilihan. Air terjun yang berada di Kramat, Kalisoro, Tawangmangu ini masih belum banyak dikunjungi karena membutuhkan trekking yang cukup menantang.
Meski demikian, perjalanan menuju lokasi akan disuguhi suasana hutan yang masih alami sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati alam tanpa keramaian.
4. Air Terjun Pringgondani
Air Terjun Pringgondani terletak di kawasan Hutan Lindung Blumbang, Tawangmangu. Dari area parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 30 menit untuk mencapai lokasi air terjun.
Jalur trekking yang cukup menantang akan terbayar dengan pemandangan alam yang masih asri. Tiket masuknya hanya sekitar Rp10.000 dan tersedia area untuk berkemah bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih lama.



