Api Padam, Operasi Pemadaman Karhutla Lawu di Karanganyar Ditutup


RADARSOLO.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu Karanganyar akhirnya dinyatakan padam.
Setelah tiga hari pemantauan, kondisi di sejumlah titik dinilai kondusif. Operasi penanganan darurat pun resmi diakhiri, Jumat (30/10/2026).
Meski demikian, kabar tersebut belum diikuti pembukaan jalur pendakian. Pemerintah masih melakukan evaluasi untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman bagi pendaki.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Sugiharjo mengatakan, hasil pemantauan di sejumlah pos selama tiga hari terakhir menunjukkan tidak ada lagi titik api. Pemantauan dilakukan di Pos Induk, Candi, Cemoro Kandang, Tambak, hingga Ceto.
Baca Juga: KPU Karanganyar Tuntaskan Milkoi 2026, Siapkan Pemilih Pemula Menuju Pemilu 2029
”Hasil pemantauan selama tiga hari terakhir kondisinya sudah kondusif, aman, dan api sudah padam,” kata Sugiharjo.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, BPBD bersama bupati Karanganyar, sekda, serta instansi terkait sepakat mengakhiri penanganan dalam status tanggap darurat karhutla Gunung Lawu.
Posko Induk dan sejumlah posko pendakian, yakni Cemoro Kandang, Tambak, dan Ceto, juga ditutup.
Dokumen pencabutan status tanggap darurat telah disiapkan dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari bupati.



