Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, almarhum akan dimakamkan dengan protokol kesehatan tersebut rencananya akan berdampingan dengan makam almarhumah istri kelimanya yakni Hj. Sri Suwarni yang lokasinya berada tak jauh dari rumahnya di Sarean Dukuh Sekiteran, Desa Doplang, Karangpandan.
Anak pertama Ki Manteb Soedarsono, yang juga dikenal dalang kondang asal Kabupaten Sragen, Medhot Soedarsono mengatakan pada waktu istri kelimanya meninggal dunia, Ki Manteb Sudarsono langsung menyiapkan liang lahat yang ada disamping sang istri.
"Bapak sebelumnya memang sudah berpesan ke pada anak-anak, dan nanti kalau sudah meninggal dunia untuk bisa di makamkan dimakam yang sudah beliau siapkan. Sekitar tahun 2005 lalu, istri kelima bapak meninggal, disebelah makam ibu kelima itu persis bapak bangun liang lahatnya," terang Medhot.
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, jarak antara rumah duka dengan makam hanya sekitar 1 km.
Ditanya terkait dengan bagaimana kalau ada orang yang akan melakukan takziah, Medhot mengungkapkan tidak akan membatasi masyarakat atau kerabat dari Ki manteb untuk berkunjung ke rumah duka. Namun, Medhot mengharapkan agar takziah yang datang ke rumah untuk selalau menjaga protokol kesehatan.
"Ini bapak masih di lantai dua, dan menunggu dari tim pemulasaran. Kami tidak bisa melarang. Yang penting silahkan untuk jaga Prokes dan sesuai dengan tempat yang sudah di siapkan," ungkapnya. (rud/dam) Editor : Damianus Bram