Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Solusi Kenaikan BBM, Siswa SMK Penda 3 Jatipuro Berhasil Modifikasi Motor Listrik

Syahaamah Fikria • Sabtu, 10 September 2022 | 21:52 WIB
Ilyas Akbar Almadhani, ketua Forum Karang Taruna Karanganyar saat mencoba sepeda listrik modifikasi siswa SMK Penda 3 Jatipuro. (RUDI H/RADAR SOLO)
Ilyas Akbar Almadhani, ketua Forum Karang Taruna Karanganyar saat mencoba sepeda listrik modifikasi siswa SMK Penda 3 Jatipuro. (RUDI H/RADAR SOLO)
KARANGANYAR - Di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), langkah inovasi sangat diperlukan sebagai solusi berhemat.

Hal ini pula yang dilakukan siswa SMK Penda 3 Jatipuro yang melakukan pengembangan teknologi di bidang otomotif. Yakni dengan merakit motor listrik sebagai alternatif, pengganti kendaraan yang menggunakan BBM.

Motor listrik modifikasi siswa-siswa SMK itu tampil dalam acara Jatipuro Festival yang digelar Pemerintah Kecamatan Jatipuro, Sabtu (10/9). Ketua Umum Forum Karang Taruna Karanganyar Ilyas Akbar Almadhani pun berkesempatan menjajal motor listrik tersebut.

"Ini menarik, karena kendaraan listrik saat ini menjadi salah satu alternatif pengganti BBM. Dan yang jelas mendorong energi terbarukan, antipolusi. Tentunya industri motor listrik adalah salah satu alternatif untuk gaya hidup serta ramah lingkungan," terang Ilyas usai mencoba kendaraan listrik rakitan siswa SMK Penda 3 Jatipuro.

Sementara itu, Kepala SMK Penda 3 Jatipuro Ariyanto Widhi Nugroho mengungkapkan, modifikasi motor listrik yang dikembangkan siswa-siswa sekolahnya merupakan hasil perpaduan antara motor yang menggunakan BBM dan sepeda listrik.

"Untuk bodi kita menggunakan motor yang mengonsumsi BBM, terutama motor yang bentuknya kecil itu. Kemudian kita garap, kita padukan dengan mesin dari sepeda listrik. Kita ubah sedikit untuk kekuatan dan kecepatannya. Lalu kita rangkai dan jadilah motor listrik itu. Sedangkan mesin pada motor yang menggunakan BBM, kita buat untuk mesin gocar," kata Ari.

Lebih lanjut, Ari mengungkapkan, modifikasi motor listrik itu sekali dicas mampu menempuh jarak kurang lebih 30 km-40 km. Dengan kecepatan rata-rata yakni 50-60 km/jam.

"Ngecas-nya itu paling 4 - 5 jam. Jadi kalau malam itu dicas, kemudian paginya itu bisa untuk aktivitas," pungkas Ari. (rud/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#kenaikan harga bbm #SMK Penda 3 Jatipuro #modifikasi motor listrik #inovasi