Kepala Desa Dagen Andy Susilo menjelaskan, sekitar pukul 18.30, air mulai masuk ke permukiman. “Cepat sekali (naiknya air). Tidak ada dua jam, sudah setinggi dada orang dewasa. Sekitar pukul 22.00, ketinggian air mulai surut,” terangnya.
Menurut Andi, kali terakhir banjir merendam Dusun Songgorunggi sektiar dua tahun lalu. Pemerintah desa sudah meminta Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) untuk dilakukan normalisasi sungai yang melintasi dusun setempat agar tidak kembali kebanjiran. Sayangnya, hingga kini, permintaan normalisasi sungai belum teralisasi.
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, banjir juga merendam Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten dan Desa Sroyo. Wilayah setempat memang menjadi langganan Banjir.
"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses penanganannya," tutur Camat Jaten Hari Purnomo. (rud/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono