RADARKARANGANYAR.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar mengklaim usaha pertanian perorangan (UTP) urban farming di wilayah Kabupaten Karanganyar tertinggi se Jawa Tengah.
Kepala BPS Karanganyar Fuad Rahadi menyampaikan, perkembangan UTP di Kabupaten Karanganyar pada 2013-2023 mengalami peningkatan. Dari 111.717 unit pada 2013 meningkat 17,36 persen menjadi 131.118 unit pertanian pada 2023.
”Dari jumlah tersebut sebaran UTP paling banyak di Kecamatan Jumantono, yakni mencapai 11.347 unit atau 8,56 persen dari total UTP di Kabupaten Karanganyar dan UTP yang paling sedikit yakni berada di Kecamatan Colomadu yakni hanya 2.198 unit atau hanya 1,67 persen,” terang Fuad.
Meski Colomadu paling sedikit, tetapi program urban farming atau praktik bercocok tanam dan peternakan di lingkungan perkotaan, menduduki peringkat pertama. Yakni 26 unit atau mencakup 17,10 persen dari total urban farming di Kabupaten Karanganyar sebanyak 152 UTP.
”Kalau untuk urban farming-nya, Colomadu memang yang paling banyak. Kemudian yang paling sedikit Kecamatan Ngargoyoso, Jatiyoso, Jumapolo, dan Jumantono,” imbuhnya. (rud/adi)
Editor : Damianus Bram