RADARSOLO.COM – Untuk mencegah aksi vandalisme oknum tidak bertanggung jawab, seniman di Kabupaten Karanganyar membuat pertunjukan wayang beber dengan media tembok Stadion Angkatan 45 Karanganyar, Kamis (25/4). Sontak, karya seni tersebut jadi perhatian masyarakat.
Salah seorang inisiator kegiatan seni tersebut, Daniel SW mengungkapkan, kreasi seni lukis wayang beber pada media tembok Stadion Angkatan 45 ini merupakan program dari salah satu kementerian dalam pengelolaan ruang publik.
Tujuannya untuk mencegah aksi vandalisme serta upaya mempercantik ruang publik kota maupun kabupaten. Tentunya juga untuk melestarikan budaya.
”Panjangnya hanya 50 meter. Kami buat di media tembok. Untuk ceritanya kami ambil dari wayang beber panji yang menceritakan tentang beberapa kisah wayang baik pada Ramayana maupun Mahabarata,” terang Daniel kepada Radarsolo.com
Daniel mengatakan, Karanganyar cukup dekat dengan Kota Surakarta, dimana memiliki banyak potensi kebudayaan. Selain itu, lukisan wayang beber di tembok Stadion Angkatan 45 juga bentuk edukasi kepada masyarakat untuk bisa mengenal lebih dalam potensi kebudayaan.
”Kebanyakan masyarakat kota sebelumnya tinggal di desa dan menjadi masyarakat urban. Pola desa dan kota sangat berbeda. Urban itu polanya adalah perdagangan, penuh dengan persaingan, sehingga bisa saja mengikis rasa kehidupan bersosial. Oleh karena itu, dengan adanya lukisan wayang beber tersebut, pihaknya berharap agar masyarakat di kota bisa juga merasakan kehidupan sosial masyarakat tradisi desa,” jelasnya.
Daniel menargetkan karyanya rampung awal Mei mendatang. Selanjutnya akan diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
”Target saya sampai 3 Mei rampung. Kemudian 4 Mei serah terima ke pemerintah setempat. Ini bentuk kontribusi dari para seniman khususnya lukis terhadap pemerintah atau masyarakat di Kabupaten Karanganyar,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras