Mendaki gunung lewati lembah
Sungai mengalir indah ke samudra
Bersama teman bertualang....
RADARSOLO.COM - Sepenggal lirik lagu Ninja Hatori, film animasi yang cukup populer di tahun 90an ini serasa menggambarkan situasi wisata petualang dan outbound yang disediakan di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar.
Ya kawasan Desa Wisata yang terletak di Kecamatan Ngargoyoso, ini tidak hanya menyajikan keindahan alam dan perkebunan teh, serta wisata alam lewat air terjun Jumog. Namun juga menghadirkan paket wisata petualangan lewat Jeep Wisata Kemuning dan Outbound.
Berpetualang menyisir kawasan alam di Desa Kemuning bisa dilakukan dengan mobil jeep. Dengan kendaraan 4x4 ini, Anda dapat melakukan tour di perkebunan teh serta menikmati sensasi river tubing.
Selain tour dan river tubing, paket ini juga menyediakan welcome drink/snack, makan siang, dokumentasi kegiatan dan oleh-oleh khas Kemuning.
Untuk menikmati paket tersebut, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 200.000 hingga Rp 300.000.
Sedangkan untuk paket wisata outbound di Kemuning lebih variatif. Banyak paket yang bisa dipilih menyesuaikan kebutuhan dari pengunjung.
Paket outbound ini adalah paket wisata yang lebih menekankan pada permainan dan edukasi di tempat wisata sehingga wisatawan tidak hanya datang melihat dan mengamati tentang kondisi alam Kemuning akan tetapi mempunyai arti kenangan tersendiri setelah berwisata.
Paket outbound di Kemuning ini sangat cocok untuk kegiatan family gathering atau untuk team building games.
Kebersamaan, kerjasama, komunikasi menjadi hal yang diolah dalam games-games di paket ini.
Dalam paket outbound ini, Anda tidak hanya mendapatkan fun games, namun juga dikolaborasikan dengan sensasi dengan bermain dan berpetualang dengan alam seperti river plate dan tour jeep.
Harga untuk menikmati paket ini cukup variatif. Tentu saja menyesuaikan kebutuhan dan budget dari pengguna paket. Harga yang ditawarkan paket ini kisaran Rp 100.000 hingga Rp 250.000.
Itu tadi sejumlah paket wisata petualangan lewat Jeep Wisata dan Outbond yang disediakan di Desa Kemuning. (dam)
Editor : Damianus Bram