RADARSOLO.COM – Pencarian pendaki Bukit Mongkrang yang hilang, Yazid Ahmad Firdaus, warga Gawanan, Colomadu, Karanganyar terus dilakukan tim SAR gabungan.
Hingga memasuki hari ke delapan ini sejak hilang Minggu (18/1/2026), berbagai upaya telah ditempuh. Mulai dari penyisiran darat, penggunaan drone, hingga pendekatan spiritual.
Tim pencari melibatkan personel gabungan TNI-Polri, Basarnas, BPBD, relawan, anjing pelacak, serta sejumlah paranormal.
Selain upaya teknis, doa bersama juga digelar sebagai ikhtiar batin agar survivor segera ditemukan.
Senin (26/1/2026) pagi, sejumlah warga yang tergabung dalam Paguyuban Takmir Kelurahan Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu menggelar sholat Istianah di kawasan Bukit Mongkrang.
Doa bersama tersebut dipanjatkan untuk keselamatan Yazid sekaligus kelancaran proses pencarian.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno menjelaskan, sholat Istianah dilaksanakan di area Bukit Mongkrang dan dipimpin langsung oleh imam dari takmir Gondosuli.
Sejumlah jamaah yang ikut dalam operasi SAR juga turut mengikuti doa bersama tersebut.
”Sholat Istianah tadi sebagai bentuk ikhtiar batin. Harapannya, diberikan petunjuk agar survivor segera ditemukan. Beberapa personel SAR yang berada di lokasi juga ikut serta,” kata Hendro.
Dalam proses pencarian, tim SAR juga mencurigai satu lokasi yang diduga kuat menjadi titik hilangnya survivor. Area tersebut menjadi fokus penyisiran lanjutan oleh tim gabungan.
Meski telah tujuh hari dilakukan pencarian, sesuai SOP pencarian, operasi SAR diputuskan untuk diperpanjang selama tiga hari ke depan.
Perpanjangan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan serta harapan dari pihak keluarga dan masyarakat.
”Pencarian kami lanjutkan dengan segala upaya dan memaksimalkan seluruh potensi yang ada. Semoga dalam waktu dekat ada titik terang,” ujar Hendro. (rud/adi)
Editor : Adi Pras