RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar kembali menggulirkan program mudik gratis tahun ini. Sebanyak 16 bus disiapkan untuk menjemput kepulangan para pemudik.
16 bus tersebut rinciannya 15 dari Pemkab Karanganyar dan satu unit bus bantuan pribadi dari warga Karanganyar. Mudik gratis berlaku bagi perantau di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengungkapkan, program tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan. Melainkan bentuk kepedulian tulus pemerintah daerah kepada warganya yang mengadu nasib di ibu kota.
”Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah Karanganyar dengan setulus hati kepada warga yang merantau. Mereka adalah pahlawan keluarga yang sedikit banyak juga memberi kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi di Karanganyar,” ujar Rober, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, para perantau memiliki peran penting dalam menggerakkan roda ekonomi daerah, baik melalui kiriman uang maupun jejaring usaha yang terbangun di luar kota.
Rombongan mudik gratis dijadwalkan berangkat dari Museum Gedung Pewayangan Kautaman, Senin (16/3) pukul 10.00 WIB. Setibanya di Karanganyar, peserta akan diantar hingga dropping zone tingkat kecamatan.
Program ini diprioritaskan bagi warga ber-KTP Karanganyar yang bekerja di sektor informal.
Seperti asisten rumah tangga (ART), pedagang kaki lima (PKL), buruh pabrik atau bangunan, serta sopir angkutan umum maupun ojek online.
Setiap satu kartu keluarga (KK) diberikan kuota maksimal empat orang. Karena kuota terbatas, warga diminta segera mendaftar melalui koordinator lapangan (korlap) Kabupaten Karanganyar.
Yang menarik, tambahan satu unit bus dari swadaya warga menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong masyarakat Karanganyar.
”Semangat “sesarengan” atau kebersamaan itu mempertegas bahwa tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi momentum mempererat tali persaudaraan,” imbuhnya.
Baca Juga: Lima Lokasi Trail Run Paling Ikonik di Karanganyar
Dengan total 16 armada yang disiapkan, Pemkab Karanganyar berharap semakin banyak perantau bisa pulang dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan menyambut Hari Raya di Bumi Intanpari. (rud/adi)
Editor : Adi Pras