Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Duh! Alat Deteksi Dini Longsor di Jenawi Rusak: Ini Temuan BPBD Karanganyar

Rudi Hartono RS • Kamis, 26 Februari 2026 | 18:49 WIB

Personel BPBD Karanganyar melakukan pengecekan EWS di daerah rawan longsor Desa Menjing, Kecamatan Jenawi, Kamis (26/2/2026) siang. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Personel BPBD Karanganyar melakukan pengecekan EWS di daerah rawan longsor Desa Menjing, Kecamatan Jenawi, Kamis (26/2/2026) siang. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar melakukan perbaikan ala deteksi dini atau early warning system (EWS) tanah longsor di Dusun Guntur RT 01 RW 03, Dusun Menjing, Desa Menjing, Kecamatan Jenawi, Kamis (26/2).

Hal itu seiring tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir.

Perbaikan dilakukan dengan mengganti seling atau kawat sling yang sudah rapuh agar alat dapat kembali berfungsi optimal.

Langkah tersebut penting mengingat wilayah Jenawi termasuk kawasan rawan longsor dan pergerakan tanah.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Karanganyar Tri Waluyo mengatakan, penggantian komponen dilakukan sebagai bagian dari perawatan rutin.

Sekaligus memastikan sistem peringatan dini dapat bekerja maksimal saat dibutuhkan.

”EWS ini sangat penting sebagai alat deteksi dini potensi longsor maupun pergerakan tanah. Karena itu, ketika ada komponen yang mulai rapuh, segera kami lakukan penggantian,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara BPBD, pemerintah wilayah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya mitigasi bencana di tingkat desa.

Setelah dilakukan perbaikan, peralatan EWS dilaporkan kembali berfungsi normal sebagaimana mestinya.

Dengan kondisi tersebut, diharapkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana semakin meningkat.

BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi. Selain itu diharapkan segera melapor apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah di sekitar permukiman.

Seperti diketahui sebelumnya, ancaman longsor dan retakan tanah juga terjadi di wilayah Kecamatan Kerjo.

Sampai saat ini BPBD masih melakukan pemantauan terhadap ancaman bencana yang mungkin terjadi di wilayah tersebut.

”Relawan kami minta siap siaga, sewaktu-waktu ada kejadian kami harap segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Untuk yang pergerakan tanah di wilayah Kerjo sampai saat ini juga masih kami pantau pergerakannya,” ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar Hendro Prayitno. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#jenawi #karanganyar #kerjo #ews #BPBD Kabupaten Karanganyar #badan penanggulangan bencana daerah #bpbd #early warning system