RADARSOLO.COM – Bupati Karanganyar Rober Christanto bersama Wakil Bupati Adhe Eliana melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Jungke Karanganyar, Jumat (13/3/2026).
Sidak dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga didampingi perwakilan Bank Indonesia, Perum Bulog, jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta BNI.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan, aktivitas perdagangan di pasar mulai meningkat menjelang Lebaran.
Antusiasme masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok terlihat cukup signifikan pada H-8.
“Dari pantauan langsung di pasar bersama Mas Wakil Bupati dan instansi terkait, aktivitas masyarakat meningkat. Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, namun ada juga yang mulai turun,” ujarnya.
Salah satu komoditas yang mengalami penurunan adalah cabai. Jika sebelumnya sempat mencapai Rp 90 ribu per kg, kini turun menjadi sekitar Rp 80 ribu per kg.
Sementara itu, harga beras relatif stabil dengan stok yang dipastikan aman. Adapun harga daging tercatat sekitar Rp125 ribu per kg dan cenderung naik tipis.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga, Pemkab Karanganyar juga menggelar gerakan pasar murah. Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang hari raya.
”Kami membuat gerakan pasar murah untuk mengantisipasi dan mengontrol peningkatan harga menjelang Lebaran,” jelas Rober.
Ia juga menginstruksikan Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian untuk terus memantau kondisi pasar guna memastikan tidak ada permainan harga oleh pihak tertentu.
Baca Juga: 22,5 Ton Beras Zakat Fitrah Mulai Didistribusikan ke 17 Kecamatan di Karanganyar
”Kami pastikan tidak ada permainan harga. Insyaallah kondisi tetap terkendali dan stok bahan pokok tercukupi sampai Lebaran,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Dwiyanto, menilai kondisi harga pangan di Karanganyar masih relatif stabil dibandingkan sejumlah daerah lain di Jawa Tengah.
”Kalau dibandingkan dengan kabupaten lain, kondisi di sini masih sangat-sangat aman. Walaupun harga daging tadi sekitar Rp125 ribu per kilogram, di daerah lain bahkan bisa lebih mahal,” ujarnya.
Menurut Dwiyanto, kondisi tersebut menunjukkan distribusi dan ketersediaan bahan pangan di Karanganyar masih cukup baik.
”Jadi alhamdulillah ini bagus harganya, masih relatif terkendali,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras