Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadapi Musim Hujan, Polres Klaten Siagakan Armada Derek hingga Pompa Air

Angga Purenda
Penulis: Angga Purenda❯
Kapolres Klaten AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo (kanan) melakukan ppengecekan peralatan siaga bencana di Mapolres Klaten, Senin (10/11/2025). (Angga Purenda/Radar Solo)
Kapolres Klaten AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo (kanan) melakukan ppengecekan peralatan siaga bencana di Mapolres Klaten, Senin (10/11/2025). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Polres Klaten menyiagakan perlengkapan siaga bencana menghadapi musim hujan saat ini. Personel juga sudah disiapkan melalui apel, Senin (10/11/2025).


Advertisement

Kapolres Klaten AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo menjelaskan, kesiapsiagaan tersebut meliputi tahap pra bencana, pencegahan, mitigasi dan perawatan peralatan secara berkala detail.

”Setiap mobil operasional polres dan seluruh polsek jajaran kini telah dilengkapi dengan peralatan tanggap darurat yang komprehensif,” ujar Nur Cahyo.

Data yang dihimpun Radarsolo.com, perlengkapan yang disiagakan antara lain pompa air untuk mengatasi genangan dan banjir. Kemudian senso untuk memotong dan menyingkirkan pohon tumbang.

Advertisement

Begitu juga, tali tambang dan pelampung untum penyelamatan di air. Ditambah perlengkapan P3K serta alat penerangan dan genset.

Selain itu armada operasional standar, Polres Klaten juga menyiagakan satu unit derek multifungsi.

Derek tersebut tidak hanya untuk mengevakuasi kendaraan yang mogok akibat terdampak banjir, tetapi juga untuk membantu menyingkirkan pohon tumbang akibat angin kencang di jalan raya.

Advertisement

Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto menambahkan kesiapan kepolisian tidak hanya fokus pada peralatan saja.

Tetapi juga melibatkan pembentukan dan pengecekan tim khusus meliputi enam pleton SAR Polres Klaten, enam pleton SAR Rayon Polsek, satu tim dapur lapangan dan satu tim medis.

”Kesiapan armada dan perlengkapan ini adalah bentuk komitmen nyata Polres Klaten dalam melindungi masyarakat. Kami memastikan bahwa setiap personel di lapangan bisa bergerak cepat ketika terjadi bencana. Kesiapsiagaan adalah kunci untuk meminimalisir dampak dan menyelamatkan nyawa,” ujar Suwoto.

Suwoto memastikan seluruh sumber daya, baik personel maupun peralatan untuk bisa digerakan kapan saja.

Terutama dalam menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan akan terjadi pada Januari-Februari 2026.

”Polres Klaten tidak hanya menyiapkan personel, tapi juga alat yang lengkap dan siap pakai. Semua ini demi kecepatan respon dan keselamatan masyarakat saat terjadi bencana,” ujar Suwoto. (ren/adi)

Advertisement

Artikel Terkait

Hadapi Musim Hujan, Solo Uji Kesiapan Evakuasi Banjir

Hadapi Musim Hujan, Solo Uji Kesiapan Evakuasi Banjir

Pemkot Solo menggelar gladi lapang di Kelurahan Mojo untuk menguji kesiapan petugas dan warga menghadapi potensi banjir serta pohon tumbang.

Karanganyar di Ring Satu Bahaya Bencana, BMKG dan BPBD Pasang Kuda-Kuda

Karanganyar di Ring Satu Bahaya Bencana, BMKG dan BPBD Pasang Kuda-Kuda

BPBD Karanganyar menggandeng BMKG menggelar Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) di Aula Kecamatan Jatiyoso, Jumat (25/9/2026).

TPA Putri Cempo Terbakar, DPRD Solo Siapkan BTT Rp 7,5 Miliar untuk Antisipasi Bencana

TPA Putri Cempo Terbakar, DPRD Solo Siapkan BTT Rp 7,5 Miliar untuk Antisipasi Bencana

DPRD Solo mendorong BTT APBD Perubahan 2026 dikembalikan menjadi Rp7,5 miliar. Kebakaran TPA Putri Cempo membuat kebutuhan anggaran bencana meningkat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer