Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program JKN Jadi Penolong Utama Mahasiswi Asal Klaten, Bantu Penyembuhan dari Benjolan Tiroid

Angga Purenda
Penulis: Angga Purenda❯

 

Lulu saat memperlihatkan kartu BPJS Kesehatan digital untuk mengakses program JKN.
Lulu saat memperlihatkan kartu BPJS Kesehatan digital untuk mengakses program JKN.

RADARSOLO.COM-Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus membuktikan perannya sebagai perlindungan kesehatan utama bagi masyarakat.


Advertisement

Salah satunya yang dialami oleh Lulu Natalia Insan, 23, yang merupakan seorang mahasiswa di Kabupaten Klaten.

Dirinya merasakan langsung manfaat program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Yakni membantu dirinya dalam penyembuhan dari benjolan tiroid yang ada pada bagian lehernya.

Advertisement

Lulu sendiri terdaftar sebagai peserta JKN untuk kategori Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Pemerintah Daerah (PBPU BP Pemda) Kabupaten Klaten dengan fasilitas kelas 3.

Ia mengaku, telah lama menjadi peserta JKN. Termasuk kerap kali menggunakannya untuk berbagai kebutuhan kesehatan.

“Saya sudah sering memanfaatkan JKN untuk berobat. Misalnya saat masuk angina tau deman, saat badan kurang fit langsung ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) saya yang terdaftar. Kalau mingkin yang agak besarnya ya waktu operasi tiroid di leher ini,” jelas Lulus, Selasa (9/12/2025).

Advertisement

Terkait tiroid, Lulu menceritakan, bahwa bermulai pada 2021, saat sedang merias wajah.

Ketika itu, dirinya menyadari adanya benjolan yang tidak ada sebelumnya di bagian lehernya.

Meskipun tidak merasakan gejala sakit, tetapi benjolan tersebut membuatnya risih dan khawatir.

Atas kondisinya itu, Lulu segera memeriksakan diri ke FKTP yaitu di Puskesmas Majegan, Klaten.

Dikarenakan ukuran benjolnya yang masih kecil, maka dokter menyarankan agar segera dilakukan tindakan operasi pada tiroidnya.

“Saya tidak merasakan apa-apa. Cuma ya risih aja, yang sebelumnya nggak ada benjolan, sekarang jadi ada benjolan. Akhirnya saya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Diponegoro Dua Satu,” ucap Lulu.

Setelah melalui serangkaian proses tindakan, benjolan di leher Lulu Berhasil diangkat. Kini kondisinya telah kembali pulih dan sehat.

Pengalaman itu membuatnya merasa sangat bersyukur dan yakin bahwa program JKN telah hadir untuk seluruh lapisan masyarakat.

Di sisi lain, Ia menyadari betul bahwa tanpa JKN, biaya pengobatan penyakit tiroid akan sangat besar dan memberatkan. Tetapi dengan terdaftar sebagai peserta JKN, kekhawatiran itu telah sirna.

“Dengan biaya yang ditanggung oleh program JKN dari BPJS Kesehatan membuat saya memiliki kepastian pembiayaan prngobatan. Saya jadi bisa lebih fokus untuk menjalani pengobatan dan penyembuhan penyakit ini,” ujar Lulu.

Lulu mengaku, meski terdaftar sebagai peserta JKN segmen PBPU tetapi tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.

Mulai dari yang sakit ringan hingga tindakan operasi besar pengangkatan tiroid.

Ia mengaku, pelayanan yang diberikan tetap sama baiknya dengan pasien lainnya.

Tidak merasakan adanya perbedaan perlakuan antara dirinya sebagai peserta JKN dengan pasien umum lainnya.

“Alhamdulillah layanan dan tenaga medis di rumah sakit itu baik, ramah dan sangat informatif. Membantu saya sebagai peserta JKN,” ujar Lulu.

Ke depan, pihaknya meminta BPJS Kesehatan melalui program JKN terus melakukan inovasi dan terobosan.

Untuk mendukung pelayanan secara maksimal kepada peserta JKN saat berada di FKTP maupun Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL). (ren)

Advertisement

Artikel Terkait

Layanan Adminduk Kecamatan Delanggu Dialihkan ke Rumah Dinas Camat dan Kecamatan Terdekat Pasca Kebakaran

Layanan Adminduk Kecamatan Delanggu Dialihkan ke Rumah Dinas Camat dan Kecamatan Terdekat Pasca Kebakaran

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten Amin Mustofa memastikan bahwa warga Kecamatan Delanggu tetap bisa mengakses berbagai layanan adminduk melalui beberapa jalur alternatif.

Jaga Stabilitas Pangan, Ini Langkah Pemkab Klaten Lewat GPM dan Program Bongkar Ratoon

Jaga Stabilitas Pangan, Ini Langkah Pemkab Klaten Lewat GPM dan Program Bongkar Ratoon

buat deskrispi panjang maksimal 220 karakter Pemkab Klaten menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pangan dan menekan harga kebutuhan pokok. Upaya ini diperkuat program Bongkar Ratoon guna meningkat

Konsolidasi OPD, Plt Bupati Klaten  Mahanni Yulindha Pratiwi Fokus Pelayanan Publik dan Bantu Warga Terdampak

Konsolidasi OPD, Plt Bupati Klaten  Mahanni Yulindha Pratiwi Fokus Pelayanan Publik dan Bantu Warga Terdampak

Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi memperkuat koordinasi OPD untuk menjaga pelayanan publik tetap optimal. Linda juga turun langsung menemui dan memberikan bantuan kepada warga terdampak angin kencang di Delanggu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer