Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Talut Jalan By Pass Klaten Sepanjang 20 Meter Longsor

Angga Purenda
Penulis: Angga Purenda❯
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengecek talut pembatas jalan yang longsor di Jalan By Pass, Desa Merbung, Kecamatan Klaten Selatan, Senin (19/1/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengecek talut pembatas jalan yang longsor di Jalan By Pass, Desa Merbung, Kecamatan Klaten Selatan, Senin (19/1/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Klaten mengakibatkan infrastruktur jalan nasional mengalami kerusakan.


Advertisement

Salah satunya talut pembatas jalan di Jalur Lingkar Selatan atau biasa disebut dengan Jalan By Pass, Desa Merbung, Kecamatan Klaten Selatan longsor, Minggu (18/1/2026) siang.

Berdasarkan data dari Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Klaten, peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Saat wilayah Klaten diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Aliran air yang deras diduga meresap dan membebani struktur tanah hingga menyebabkan talut sepanjang 20 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi sekitar 3,5 meter ambrol.

Advertisement

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, longsoran tersebut mengancam badan jalan utama Jogja-Solo.

Sebagai langkah awal, petugas telah memasang rambu-rambu pembatas di sekitar lokasi untuk mencegah kendaraan terperosok.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo langsung melakukan peninjauan ke lokasi kejadian untuk memastikan penanganan berjalan cepat pada Senin (19/1/2026) siang. Bupati menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola jalan nasional.

Advertisement

”Alhamdulillah, kami sudah langsung berkomunikasi dengan pengelola karena ini statusnya jalan nasional di bawah kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – DI Yogyakarta. Saat ini sudah ada penanganan sementara,” ujar Hamenang saat ditemui di lokasi, Senin (19/1/2026).

Hamenang menambahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan terus mendorong pemerintah pusat agar perbaikan permanen segera dilakukan.

Namun, jika prosesnya memakan waktu lama, pemkab siap melakukan langkah darurat.

”Kami push terus agar segera ditangani. Kalau mungkin agak lama, kita bisa masuk melalui skema kedaruratan menggunakan bronjong dan sandbag (karung pasir),” imbuhnya.

Ia memastikan, meski talut pembatas jalan longsor tetapi tidak ada penutupan jalur by pass. Ruas jalan nasional tersebut tetap bisa dilintasi kendaraan dari dua arah baik dari Solo maupun Yogyakarta.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten Tri Siwidodo menjelaskan, dimensi longsoran cukup signifikan.

”Panjangnya sekitar 20 meter  dan lebar 2,5 meter dengan ketinggian mencapai 3,5 meter. Kami menduga ada titik cekungan di area tersebut yang membuat air jenuh masuk ke dalam tanah dan tidak mampu lagi menahan beban, sehingga talutnya ambrol,” jelas Tri Siwidodo. (ren/adi)

Advertisement

Artikel Terkait

Layanan Adminduk Kecamatan Delanggu Dialihkan ke Rumah Dinas Camat dan Kecamatan Terdekat Pasca Kebakaran

Layanan Adminduk Kecamatan Delanggu Dialihkan ke Rumah Dinas Camat dan Kecamatan Terdekat Pasca Kebakaran

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten Amin Mustofa memastikan bahwa warga Kecamatan Delanggu tetap bisa mengakses berbagai layanan adminduk melalui beberapa jalur alternatif.

Jaga Stabilitas Pangan, Ini Langkah Pemkab Klaten Lewat GPM dan Program Bongkar Ratoon

Jaga Stabilitas Pangan, Ini Langkah Pemkab Klaten Lewat GPM dan Program Bongkar Ratoon

buat deskrispi panjang maksimal 220 karakter Pemkab Klaten menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pangan dan menekan harga kebutuhan pokok. Upaya ini diperkuat program Bongkar Ratoon guna meningkat

Konsolidasi OPD, Plt Bupati Klaten  Mahanni Yulindha Pratiwi Fokus Pelayanan Publik dan Bantu Warga Terdampak

Konsolidasi OPD, Plt Bupati Klaten  Mahanni Yulindha Pratiwi Fokus Pelayanan Publik dan Bantu Warga Terdampak

Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi memperkuat koordinasi OPD untuk menjaga pelayanan publik tetap optimal. Linda juga turun langsung menemui dan memberikan bantuan kepada warga terdampak angin kencang di Delanggu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer