Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merapi Kembali Bergejolak! Dua Awan Panas Guguran Meluncur hingga 2 Kilometer, Pagi Ini

Niko Auglandy
Penulis: Niko Auglandy❯
Awan panas guguran (APG) disertai puluhan guguran lava turun dari Gunung Merapi, Senin pagi (6/7/2026).
Awan panas guguran (APG) disertai puluhan guguran lava turun dari Gunung Merapi, Senin pagi (6/7/2026).

Advertisement

RADARSOLO.COM – Aktivitas Gunung Merapi kembali meningkat pada Senin (6/7). Hingga pukul 12.00 WIB, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat dua kali awan panas guguran (APG) disertai puluhan guguran lava yang mengarah ke sektor barat daya.

Awan panas guguran pertama terjadi pada pukul 08.28 WIB. Material vulkanik meluncur sejauh sekitar 1.700 meter ke arah hulu Kali Krasak dengan amplitudo maksimum 32,92 mm dan durasi 103,55 detik.

 

Advertisement

Selang sekira 13 menit kemudian, tepatnya pukul 08.41 WIB, Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran. Kali ini jarak luncurnya mencapai sekitar 2.000 meter ke arah hulu Kali Sat/Putih dengan amplitudo maksimum 121,54 mm dan durasi 124,88 detik.

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan pukul 00.00-12.00 WIB, BPPTKG juga mencatat sebanyak 31 kali gempa guguran dan 11 kali gempa hybrid atau fase banyak.

Selain itu, teramati delapan kali guguran lava ke arah barat daya melalui Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter.

Advertisement

Hingga saat ini status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga).

BPPTKG menyebut potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer. Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer.

Selain itu, lontaran material vulkanik apabila terjadi letusan eksplosif berpotensi menjangkau radius hingga 3 kilometer dari puncak.

BPPTKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di kawasan potensi bahaya.

Advertisement

Artikel Terkait

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Jauhi Zona Bahaya

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Jauhi Zona Bahaya

Badan Geologi melaporkan terjadi awan panas guguran pada Sabtu (4/7/2026) pukul 03.51 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 1.700 meter ke arah barat daya, tepatnya menuju hulu Kali Boyong dan Kali Krasak.

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 1,8 Kilometer, BPPTKG Keluarkan Imbauan Penting

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 1,8 Kilometer, BPPTKG Keluarkan Imbauan Penting

Gunung Merapi kembali mengalami awan panas guguran pada Kamis (2/7/2026) malam dengan jarak luncur mencapai 1,8 kilometer. BPPTKG menegaskan status Merapi masih Siaga (Level III).

Resmi! APGI Jawa Tengah Angkat Bicara Soal Aktivitas Pendakian Gunung Merapi Jalur New Selo

Resmi! APGI Jawa Tengah Angkat Bicara Soal Aktivitas Pendakian Gunung Merapi Jalur New Selo

APGI Jawa Tengah mengeluarkan imbauan resmi terkait aktivitas pendakian Gunung Merapi jalur New Selo. Pemandu gunung diminta utamakan keselamatan, mematuhi aturan, dan tidak menyebarkan informasi yang tak terverifikasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer