Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Standar Pelayanan JKN, BPJS Kesehatan Implementasikan Program Customer eXcellence 126

Angga Purenda
Penulis: Angga Purenda❯
BPJS Kesehatan implementasikan keunggulan layanan pelanggan (customer excellence) di 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia, Senin (7/9/2026). (Dokumentasi BPJS Kesehatan)
BPJS Kesehatan implementasikan keunggulan layanan pelanggan (customer excellence) di 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia, Senin (7/9/2026). (Dokumentasi BPJS Kesehatan)

Advertisement

RADARSOLO.COM-Guna terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan menghadirkan inovasi melalui program Customer eXcellence 126 (CX126).

Program tersebut dirancang khusus untuk mengukur sekaligus mengimplementasikan keunggulan layanan pelanggan (customer excellence) di 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujo Waskito mengungkapkan bahwa di era keterbukaan informasi, pengalaman peserta JKN telah menjadi pilar utama dalam membangun reputasi dan kepercayaan publik.

"Oleh karena itu, kita harus adaptif dalam memahami ekspektasi peserta serta tanggap memberikan solusi. Peserta tidak hanya membutuhkan layanan yang dapat diakses, tetapi juga kepastian informasi dan kualitas pelayanan yang konsisten," ujar Pujo seperti yang dikutip radarsolo.com dalam rilis pada Senin (7/9/2026).

Lebih lanjut, Pujo menambahkan, konsistensi layanan harus dirasakan peserta JKN baik saat berinteraksi langsung di Kantor Cabang maupun melalui kanal layanan digital. Seperti Care Center 165, Mobile JKN, dan PANDAWA.

Advertisement

CX126 menjadi wujud nyata komitmen BPJS Kesehatan dalam membangun standar pelayanan yang berpegang pada prinsip mudah, cepat, setara dan solutif.

Melalui program tersebut, BPJS Kesehatan tidak sekadar mencari Kantor Cabang dengan performa terbaik. Tetapi juga mengidentifikasi praktik terbaik agar dapat direplikasi secara nasional.

Penilaian dalam CX126 dilakukan secara komprehensif melalui delapan pilar utama. Yakni Customer Experience, Operational Performance, Digital Maturity, Governance, Risk Management, Stakeholder Engagement, People Excellence, dan Organizational Culture.

Penilaian ini juga melibatkan suara pelanggan untuk memastikan bahwa penilaian kualitas layanan benar-benar berakar pada pengalaman langsung para peserta.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Stevanus Adrianto Passat menegaskan bahwa CX126 harus ditempatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan perbaikan organisasi yang berkelanjutan.

Advertisement
Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com

Artikel Terkait

Dukung Program MBG, BPJS Kesehatan dan Puskesmas Boyolali 1 Skrining Siswa SMAN 1 Boyolali

Dukung Program MBG, BPJS Kesehatan dan Puskesmas Boyolali 1 Skrining Siswa SMAN 1 Boyolali

Selain skrining, juga dilakukan edukasi terhadap warga sekolah akan pentingnya investasi kesehatan sejak dini. Demi menyongsong generasi emas yang sehat, cerdas dan produktif.

BPJS Kesehatan Boyolali Dorong Kepatuhan Badan Usaha: Program JKN Berikan Perlindungan Pekerja hingga Ringankan Beban Perusahaan

BPJS Kesehatan Boyolali Dorong Kepatuhan Badan Usaha: Program JKN Berikan Perlindungan Pekerja hingga Ringankan Beban Perusahaan

Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 969 badan usaha di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Boyolali telah mengintegrasikan karyawannya ke Program JKN. Ada pun total kepesertaan JKN mencapai 85.773 jiwa.

Kepesertaan JKN di Jateng-DIY Tembus 98,49 Persen, Ini Cara BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VI Dorong Keaktifan Peserta

Kepesertaan JKN di Jateng-DIY Tembus 98,49 Persen, Ini Cara BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VI Dorong Keaktifan Peserta

Cakupan kepesertaan JKN di wilayah Jawa Tengah dan DIY per Juni 2026 ini telah mencapai 41,7 juta jiwa. Atau 98,49 persen dari total populasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer