RADARKLATEN.COM – Pelaksanaan betonisasi jalan pertanian sekaligus ekonomi menjadi sasaran pokok dalam program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke-21 di Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum.
Ada pun betonisasi jalan sepanjang 580 meter dengan lebar 4 meter dan tebal 12 cm.
Sasaran fisik lainnya berupa pembangunan talut sepanjang 26 meter dengan lebar 30 sentimeter (cm) dan tinggi 50 cm.
Hal itu terungkap dalam upacara penutupan KBKB Ke-21 di Lapangan Desa Ngrundul pada Rabu (27/12).
Seperti diketahui KBMKB merupakan inovasi dari Pemkab Klaten yang pelaksanaannya berkolaborasi dengan Kodim 0723/Klaten dan unsur lainnya.
”Keputusan betonisasi jalan ini diambil karena adanya keterbatasan jalur pertanian. Ini berdampak pada terhambatnya dalam mengakses area pertanian dan perekonomian,” ucap Perwira Pelaksana Kapten Inf Sutrisno.
Sutrisno menjelaskan, program KBMKB ini telah dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari 30 personel TNI, dua personel Polri, empat teknisi, tiga aparat desa dan 50 warga.
Seluruh pekerja telah berhasil menyelesaikan pelaksanaan betonisasi jalan di Desa Ngrundul pada 27 Desember.
Selain sasaran fisik, juga terdapat sasaran nonfisik. Seperti penyuluhan mengenai wawasan kebangsaan, berita hoaks dan bahaya kenakalan remaja.
Begitu juga adanya layanan administrasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten. Seluruh sasarannya telah berhasil mencapai 100 persen.
”KBMKB merupakan program yang membantu masyarakat secara fisik dan mempererat hubungan dengan TNI. Saya harapkan selesai kegiatannya, kemanunggalan TNI dan rakyat terus dilestarikan,” tambah Sutrisno.
Asisten Administrasi Umum Setda Klaten Muh Himawan Purnomo mewakili Pemkab Klaten menyampaikan, program KBMKB untuk mendukung pembangunan daerah di Klaten.
Dia mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan berpartisipasi selama pelaksanaan KBMKB tersebut.
”Tapi kita sepakat bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak boleh berakhir dengan selesainya KBMKB ini. Keutuhan TNI dan rakyat akan membuat bangs aini kuat dan kokoh. Kemanunggalan TNI dan rakyat, tidak ada satu pun kekuatan musuh yang bisa melemahkan bangsa,” ucap Himawan. (ren/adi)
Editor : Damianus Bram