Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Program KBMKB Sasar Desa Demakijo Klaten: Bangun Cor Beton Talut hingga Saluran Irigasi di Sebelah Tol Solo-Jogja

Angga Purenda • Rabu, 26 Juni 2024 | 00:39 WIB
Bupati Klaten Sri Mulyani tanda tangani dokumen pembukaan KBMKB di Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Klaten.
Bupati Klaten Sri Mulyani tanda tangani dokumen pembukaan KBMKB di Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Klaten.

RADARSOLO.COM-Pemkab Klaten kembali menggulirkan program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) 2024.

Kali ini sasarannya di enam desa. Salah satunya di Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Klaten.

Pelaksanaan KBMKB di Demakijo menjadi yang ke-23.

Upacara pembukaan KBMKB dipusatkan di Lapangan Desa Blimbing, Karangnongko, Selasa (25/6/2024).

Pada kegiatan tersebut, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Czi Bambang Setyo Triwibowo didaulat sebagai inspektur upacara.

“Program ini harapan saya dan harapan pemerintah daerah serta TNI untuk bisa membantu percepatan pembangunan di wilayah,” ujar Bupati Klaten Sri Mulyani usai mengikuti upacara pembukaan KBMKB ke-23.

Dipilihnya Desa Demakijo, karena wilayah setempat merupakan skala prioritas desa yang harus dibantu.

Adapun sasaran fisik program KBMKB berupa cor beton talut sepanjang 52 meter, tinggi 0,60 meter dan tebal 0,20 meter.

Kemudian saluran irigasi sawah satu sisi dengan panjang 490 meter, tinggi 0,70 meter dan lebar atas 0,30 meter dan lebar bawah 0,40 meter.

Kemudian untuk saluran irigasi sawah sebelah tol dengan panjang 360 meter, tinggi 0,80 meter, lebar atas 0,30 meter dan lebar bawah 0,40 meter.

Ditambah sasaran nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan stunting.

“Semoga dengan program ini, pemerintah desa dan masyarakatnnya menikmati hasilnya,” terang bupati Klaten.

Baca Juga: Program KBMKB dari Pemkab Klaten Ditutup, Ini Hasilnya

“Cukup dengan gotong-royong, insya Allah program ini akan bermanfaat oleh masyarakat,” lanjut dia.

Mulyani menyebut, mendukung pelaksanaan KBMKB di Demakijo, dialokasikan anggaran hampir Rp 700 juta.

Sedangkan pada tahun ini, KBMKB dilaksanakan di enam desa.

Tetapi apabila memungkinkan waktu dan potensi anggaran, akan ditambah pada APBD Perubahan.

Diterangkang bupati Klaten, program KBMKB menjadi salah satu upaya percepatan pembangunan di daerah pinggiran Klaten.

Adapun daerah yang diprioritaskan antara lain desa berstatus miskin ekstrem, kasus stunting tinggi.

Maupun kondisi jalan dan irigasinya yang mendesak segera diperbaiki.

“Alhamdulillah KBMKB sudah berjalan ke-23 kalinya. Antusias pemerintah desa, masyarakat, TNI dan Polri cukup kuat membantu program ini,” ucap Sri Mulyani.

“Harapan saya, di tahun-tahun mendatang bisa dikembangkan lagi. Terutama untuk volumenya (penyelenggarannya) diperbanyak lagi,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Demakijo Ery Karyatno mengungkapkan, KBMKB yang dilaksanakan di wilayahnya difokuskan pada pembangunan sarana pertanian.

Hal itu untuk mendukung mewujudkan ketahanan pangan.

“Prioritas kami pembangunan saluran pengairan. Terutama di sisi utara dan selatan tol Solo-Jogja. Mengingat salurannya masih tanah, sehingga kami tingkatkan menjadi saluran permanen,” tuturnya. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#karangnongko #bupati klaten #Sri Mulyani #KBMKB #Desa Demakijo