Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dibekap dan Leher Disayat, Driver Taksi Online Klaten Selamat dari Upaya Perampokan

Angga Purenda • Senin, 21 April 2025 | 02:47 WIB
Ilustrasi perampokan (Ireck Oktavianto/Radar Solo)
Ilustrasi perampokan (Ireck Oktavianto/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Seorang pengemudi taksi online di Klaten menjadi korban upaya perampokan oleh dua penumpangnya saat melintasi wilayah Dusun Gungan, Desa Blimbing, Kecamatan Karangnongko, Minggu dini hari (20/4. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius akibat sayatan benda tajam di leher.

Dalam video yang beredar yang merekam aksi ini, tampak seorang perempuan keluar dari mobil di halaman Mapolres Klaten, disoraki warga. Sementara di slide berikutnya, ditampilkan foto korban bersimbah darah, diduga saat baru mengalami serangan.

Kepala Desa Blimbing Yosep Ngatijo membenarkan adanya upaya perampokan terhadap pengemudi taksi online di wilayahnya.

“Informasi dari warga, mobil Grab itu berisi sopir dan dua penumpang—satu laki-laki dan satu perempuan. Mereka naik dari wilayah Delanggu,” ujar Ngatijo saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo, Minggu (20/4).

Aksi perampokan terjadi sekira pukul 00.00 saat kendaraan melintas di jalan sepi dekat kandang ayam dan rumah petani di Dusun Gungan. Saat itu, pelaku membekap korban dari belakang, lalu menyayat leher korban menggunakan pisau cutter.

Dalam kondisi panik dan terluka, korban berhasil melepaskan diri dan berlari sejauh 100 meter ke permukiman warga untuk meminta pertolongan. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian terhadap pelaku di sekitar area persawahan dan ladang.

“Korban mengalami luka cukup parah di bagian leher dan langsung dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Jatinom untuk perawatan,” lanjut Ngatijo.

Sekira pukul 02.15, seorang perempuan yang diduga sebagai salah satu pelaku berhasil ditangkap warga. Ia tertangkap saat mencoba kabur dengan cara meminta bantuan warga untuk diantar naik sepeda motor.

“Ngomongnya nggak jelas, dan warga curiga. Apalagi saat itu sudah banyak yang berjaga di sekitar ladang. Akhirnya langsung diamankan dan diserahkan ke polisi,” jelasnya.

Sementara itu, pelaku pria hingga kini masih dalam pencarian dan dinyatakan buron. Polisi telah mengantongi ciri-ciri pelaku dan sedang mendalami kemungkinan jejak yang ditinggalkan.

Kasi Humas Polres Klaten AKP Nyoto membenarkan kejadian tersebut. “Kasus ini sedang ditangani oleh jajaran Satreskrim Polres Klaten dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya singkat.

Kejadian ini menambah daftar panjang kejahatan terhadap pengemudi transportasi daring. Warga diimbau tetap waspada saat beraktivitas pada malam hari, terutama di wilayah dengan penerangan terbatas dan minim aktivitas warga. (ren/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#dibekap #perampokan #taksi online #grab