Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Mencekam! Pecah Bentrokan Diduga Suporter Bola di Prambanan Klaten: Warga Terjebak dan Terkena Petasan

Angga Purenda • Sabtu, 7 Februari 2026 | 00:35 WIB
Aksi tawuran yang diduga suporter di Jalan Raya Jogja-Solo, Prambanan, Klaten, Jumat (6/2/2025) malam. Foto kanan, warga terjebak lemparan petasan.
Aksi tawuran yang diduga suporter di Jalan Raya Jogja-Solo, Prambanan, Klaten, Jumat (6/2/2025) malam. Foto kanan, warga terjebak lemparan petasan.

RADARSOLO.COM- Jalur utama Jogja-Solo, tepatnya di wilayah Kecamatan Prambanan, Klaten, berubah mencekam, Jumat (6/2/2026) malam.

Pecah bentrokan yang diduga melibatkan dua kelompok suporter sepak bola.

Aksi saling serang, pembakaran flare dan pengeroyokan terjadi di beberapa titik, menyebabkan warga Prambanan, Klaten khawatir.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun radarsolo.jawapos.com, kegaduhan mulai pecah sekitar pukul 19.30 WIB.

Massa yang melakukan konvoi motor terlihat memenuhi jalan raya, memicu kemacetan dan kepanikan.

​Kejadian itu bermula dari informasi adanya penyekatan suporter yang hendak menuju Bantul untuk laga melawan klub dari Kota Yogyakarta.

Meski telah ada upaya penyekatan, ratusan suporter tetap berhasil masuk ke wilayah perbatasan DIY-Jateng melalui jalur alternatif.

​Ari Fitriyadi atau yang dikenal Ari Kuriman, 45, seorang warga Desa Bugisan, Prambanan, Klaten yang berada di lokasi kejadian, menuturkan bahwa keributan pecah di beberapa titik.

Mulai dari lampu merah Stasiun Prambanan, depan Pos Polisi Mitra 11 (Candi Prambanan) hingga ke wilayah Taji dan Pandansimping.

​"Awalnya saya baca info ada penyekatan, tapi ternyata suporter tetap sampai ke Jogja. Sekitar jam 19.30 WIB saya ke lokasi (Prambanan), keributan sudah pecah dan massa terpecah ke beberapa titik," ujar Ari saat dikonfirmasi radarsolo.jawapos.com, Jumat (6/2/2026). 

​Video yang beredar di media sosial, salah satunya akun Instagram @kelilingprambanan dan @info_seputar_klaten, memperlihatkan suasana yang sangat kacau.

Massa terlihat mengeroyok pengendara motor di tengah jalan raya.

Baca Juga: Ramalan Shio Februari 2026 Terbaru dan Terlengkap: Momentum Besar, Siapa Paling Beruntung Bulan Ini?

Di video lain, terlihat seorang ibu mendekap erat anaknya sambil bersembunyi di dalam bangunan saat konvoi motor menyalakan flare dan kembang api secara brutal di jalanan.

​Ketegangan tidak hanya terjadi di jalan raya utama, tetapi merembet ke pemukiman warga.

Menurut kesaksian Ari, banyak massa yang membawa senjata tajam (sajam) dan pentungan kayu.

​"Warga dari RT, RW, dan pemuda langsung berkoordinasi menutup akses masuk kampung karena massa sudah bawa sajam. Bahkan keponakan saya yang cuma mau main ke rumah teman ikut terjebak di Pandansimping dan terkena tembakan mercon," tambah Ari.

​Laporan warga menyebutkan adanya korban luka akibat senjata tajam di bagian punggung yang langsung dilarikan ke rumah sakit.

Selain itu, aksi saling tembak mercon diduga antar suporter juga mewarnai keributan hingga pukul 22.30 WIB di daerah Pandansimping.

​Ari menyebut pihak kepolisian dari wilayah Klaten maupun DIY tampak bersiaga penuh di perbatasan untuk menghalau massa agar kembali ke arah timur (Solo).

Bus yang membawa pemain sepakbola dikabarkan sempat diamankan di depan Pos Polisi Candi Prambanan guna menghindari sasaran amuk massa.

​Hingga berita ini diturunkan, situasi di jalur Jogja-Solo perlahan mulai kondusif setelah massa didorong mundur oleh petugas.

Namun, pihak kepolisian masih berjaga di titik-titik rawan untuk mengantisipasi adanya bentrokan susulan.

radarsolo.jawapos.com berusaha mengonfirmasi terkait penanganan kejadian yang diduga antar suporter di Prambanan, Klaten.

Kapolsek Prambanan AKP Nyoto memastikan bahwa kondisinya sudah terkendali.

"Sudah tertangani dengan baik, personel gabungan yang dipimpin langsung Kapolres Klaten telah mendorong balik dengan persuasif ke solo. Situasi aman terkendali," ujarnya.

Baca Juga: 5 Mobil Toyota Paling Tangguh untuk Jalan Rusak, Siap Hadapi Medan Ekstrem dan Berlubang

Terkait kabar ada satu orang yang terluka pada bagian punggung akibat tawuran itu, Nyoto menyebut belum ada konfirmasi mengenai informasi tersebut.(ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#prambanan #Pecah keributan #sepak bola #keributan #klaten #bentrok #ribut #Flare #petasan #bentrokan #suporter #ricuh