RADARSOLO.COM- Kabar gembira bagi para perantau asal Klaten di Ibu Kota.
Pemkab Klaten melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi menyiapkan program Mudik Gratis Lebaran 2026.
Meski pendaftaran dijadwalkan dibuka hingga Maret mendatang, nyatanya kuota yang disediakan telah habis diserbu warga hanya dalam waktu singkat.
Tahun ini, Pemkab Klaten menyediakan total 10 armada bus dengan kapasitas 500 penumpang.
Program ini dikhususkan bagi warga Klaten yang bekerja di sektor informal di Jakarta dan sekitarnya.
Seperti buruh, pedagang kecil, hingga driver ojek online.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten Supriyono mengungkapkan, antusiasme warga Klaten di perantauan sangat luar biasa.
Walaupun pendaftaran secara resmi dibuka sejak 4 Februari hingga 4 Maret 2026, saat ini seluruh kursi telah terisi penuh.
"Kuota kita ada 500 penumpang dengan 10 bus. Kemarin kami sempat menahan dua bus khusus untuk pendaftaran di kantor Dishub Klaten, ternyata itu pun sudah penuh. Begitu dibuka, langsung ludes," ujar Supriyono, Senin (23/2/2026).
Pendaftaran program tersebut dilakukan melalui tiga pintu utama. Yakni melalui kantor Dishub Klaten, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta perwakilan Paguyuban Warga Klaten (PWK) di Jakarta.
Berdasarkan pantauan terakhir, seluruh jalur pendaftaran tersebut sudah tidak lagi menyisakan kursi kosong.
Sesuai rencana, rombongan mudik gratis tersebut akan diberangkatkan secara serentak dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 16 Maret 2026.
Baca Juga: 2 Anak di Wonogiri Meregang Nyawa di Tangan Teman, Bagaimana Upaya Pencegahan agar Tak Terulang?
Supriyono menjelaskan, prosesi pelepasan di Jakarta akan dilakukan lebih awal agar pemudik tidak tiba terlalu larut malam di kampung halaman.
"Pelepasan dari Jakarta diperkirakan mulai pukul 09.00 atau 10.00. Estimasi kami, rombongan akan tiba di Klaten sekitar pukul 19.00 atau selepas magrib pada hari yang sama," tambahnya.
Ia menegaskan, bahwa program Mudik Gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Klaten untuk memfasilitasi warganya agar bisa pulang kampung halamannya dengan aman, nyaman, dan tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Adapun syarat utama bagi peserta adalah memiliki KTP atau Kartu Keluarga (KK) domisili Klaten dan bekerja di sektor informal.
Program Mudik Gratis ini sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan, terutama bagi pemudik yang kerap memaksakan diri menggunakan sepeda motor dapat ditekan secara signifikan. (ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono