Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lelah Berkepanjangan? Ini Cara Mengatasi Burnout

A
Gambar: Pinterest
Gambar: Pinterest

Advertisement

RADARSOLO.COM - Ngerasa capek padahal nggak ngapa-ngapain, hilang semangat, dan ngerasa hidup stuck? Mungkin kamu lagi ngalamin masa burnout.

Burnout adalah kondisi ketika fisik, mental, dan emosional kelelahan akibat stres yang berkepanjangan. Bahkan, sampai hal yang dulu kamu sukai pun akan terasa berat dan membosankan.

Kondisi ini disebabkan oleh banyak hal, seperti kurang istirahat, terlalu banyak kerja, tekanan tinggi, serta kurangnya dukungan atau apresiasi.

Lantas, bagaimana cara mengatasi burnout? Tenang, burnout bukan sesuatu yang harus dihadapi sendirian. Ini beberapa langkah yang bisa kamu coba.

Cari tahu apa yang membuatmu stres
Langkah pertama adalah mengenali sumber stres yang kamu alami. Apakah karena tugas yang menumpuk, tekanan di tempat kerja, masalah pribadi, atau justru karena kamu terlalu memaksakan diri untuk selalu produktif? Dengan mengetahui penyebabnya, kamu akan lebih mudah menentukan solusi yang tepat.

Advertisement

Mulai membuat batasan (boundaries)
Tidak semua hal harus kamu iyakan. Belajar mengatakan "tidak" pada pekerjaan atau aktivitas yang melebihi kapasitas bukan berarti kamu malas, melainkan bentuk menjaga diri sendiri. Luangkan juga waktu khusus untuk beristirahat tanpa merasa bersalah.

Perbaiki rutinitas dan pola hidup
Sering kali burnout diperparah oleh kebiasaan sehari-hari yang kurang sehat, seperti begadang, jarang berolahraga, atau lupa makan karena terlalu sibuk. Cobalah mulai dengan perubahan kecil, seperti tidur yang cukup, makan teratur, bergerak lebih banyak, dan menyisihkan waktu untuk melakukan hobi yang kamu sukai.

Kelola pikiran dan emosi
Saat merasa kewalahan, jangan memendam semuanya sendirian. Kamu bisa mencoba menulis jurnal, bermeditasi, melakukan teknik pernapasan, atau sekadar mengambil jeda sejenak dari aktivitas yang membuatmu lelah. Mengelola emosi dengan baik dapat membantu mengurangi tekanan yang dirasakan.

Jangan ragu mencari dukungan
Jika burnout mulai mengganggu aktivitas sehari-hari dan terasa sulit diatasi sendiri, cobalah bercerita kepada orang yang kamu percaya, seperti keluarga atau teman. Bila diperlukan, jangan ragu mencari bantuan profesional, seperti psikolog atau konselor. Meminta bantuan bukan tanda kelemahan, tetapi langkah untuk menjaga kesehatan mental.

 

Advertisement

Artikel Terkait

 Hari Media Sosial Nasional, Anak Rentan Jadi Korban Predator Digital dan Gangguan Mental

Hari Media Sosial Nasional, Anak Rentan Jadi Korban Predator Digital dan Gangguan Mental

Momentum Hari Media Sosial Nasional yang diperingati setiap 10 Juni, menjadi pengingat bahwa penggunaan media sosial tak hanya berdampak pada pola komunikasi masyarakat, namun juga emosional dan mental generasi muda.

Gen Z Rentan Stres dan Kecemasan, RS Dr OEN Kandang Sapi Solo Gelar Seminar Kesehatan Mental

Gen Z Rentan Stres dan Kecemasan, RS Dr OEN Kandang Sapi Solo Gelar Seminar Kesehatan Mental

Rumah Sakit Dr OEN Kandang Sapi Solo menggelar seminar bertajuk Gen Z Arise: Strong Mind, Healthy Relationship. Seminar berlangsung di Mini Ballroom Lantai 2 RS Dr OEN Kandang Sapi Solo, Sabtu (16/5).

Apa Akun YouTube MPR RI? Digeruduk Netizen Buntut Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Viral Dinilai Antikritik Jatuhkan Mental Peserta

Apa Akun YouTube MPR RI? Digeruduk Netizen Buntut Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Viral Dinilai Antikritik Jatuhkan Mental Peserta

Akun YouTube MPR RI digeruduk netizen usai viral juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar dinilai antikritik dan jatuhkan mental peserta SMAN 1 Pontianak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer